Tutup
Regulasi

Rupiah Terkini: Dolar AS Sentuh Rp 16.783 Siang Ini

170
×

Rupiah Terkini: Dolar AS Sentuh Rp 16.783 Siang Ini

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Rupiah kembali tertekan terhadap dolar AS pada awal pekan ini. Sentimen data ekonomi Amerika Serikat menjadi faktor utama pelemahan mata uang Garuda.

Pada Senin (29/12), nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke level Rp 16.783 per dolar AS, berdasarkan data *Bloomberg* pada pukul 12.30 WIB.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (26/12/2025), rupiah juga telah terkoreksi 0,02% ke posisi Rp 16.745 per dolar AS.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi AS yang positif.

“Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, mencapai 4,3% pada kuartal ketiga. Angka ini melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,3% dan juga perkiraan sebelumnya di angka 3,8%,” jelas Ibrahim.

Namun, lanjut Ibrahim, terdapat juga data yang menunjukkan penurunan. Pesanan barang tahan lama dilaporkan turun 2,2% pada bulan Oktober, berbanding terbalik dengan kenaikan 0,7% pada bulan sebelumnya.

Secara lebih rinci, pesanan tidak termasuk sektor pertahanan turun 1,5%, sementara pesanan barang tahan lama di luar sektor transportasi mengalami kenaikan tipis 0,2%.

Ibrahim menambahkan bahwa aktivitas perdagangan cenderung lesu di berbagai wilayah utama menjelang libur Natal.

Untuk perdagangan Senin (29/12), rupiah bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp 16.760 – Rp 16.790 per dolar AS.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tinggi pada Sabtu (10/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (10/1/226), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.602.000. Harga emas Antam itu melejit Rp 25.000 jika dibandingkan dengan harga pada Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 2.577.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Indeks utama bursa saham Wall Street ditutup menguat di akhir pekan ini, Jumat (9/1/2026). Indeks S&P 500 bahkan menguat ke penutupan tertinggi sepanjang masa alias all time high didorong oleh saham Broadcom dan produsen chip lainnya. Jumat (9/1/2026), indeks S&P 500 naik 0,65% dan mengakhiri sesi di level 6.966,28. Nasdaq menguat 0,82% menjadi 23.671,35, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,48% menjadi…