Tutup
Regulasi

Saham Potensi Cuan: CBRE, COIN, BUVA, dan Lainnya di 2025

266
×

Saham Potensi Cuan: CBRE, COIN, BUVA, dan Lainnya di 2025

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan sebesar 22,13%. Kenaikan ini membawa IHSG parkir di level 8.646,93 pada penutupan perdagangan terakhir tahun tersebut.

Seiring dengan laju positif IHSG, sejumlah saham bahkan mencetak rekor kenaikan harga yang fantastis, mencapai lebih dari 1.000%.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) di level 8.711 pada 8 Desember 2025.

Namun, pasar juga sempat mengalami koreksi, dengan IHSG menyentuh titik terendah di level 5.996 pada 8 April 2025.

Di tengah volatilitas pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dan menjadi *top gainers* dengan kenaikan harga yang signifikan.

Data *Bloomberg* mencatat, ada 17 emiten yang mengalami lonjakan harga di atas 1.000% sepanjang tahun 2025.

Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) menjadi yang paling menguntungkan dengan kenaikan mencapai 5.057,89% dan ditutup di level Rp980 per saham.

Di posisi kedua, ada saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) yang melonjak 3.780% ke level Rp3.880 dari harga IPO Rp100 per saham.

Selanjutnya, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) milik emiten Hapsoro, mencatatkan kenaikan sebesar 2.671,76% dan berakhir di posisi Rp1.390 per saham.

Selain itu, tiga saham lain juga mencatatkan kenaikan harga yang sangat tinggi, yaitu PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) naik 2.496,98%, PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. (ATAP) melejit 2.380%, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) naik 2.214,3%.

Berikut adalah daftar lengkap 17 saham yang mengalami kenaikan lebih dari 1.000% pada tahun 2025:

| Kode Saham | Harga Saham (Rp) | Perubahan Harga Saham (Rp) | % Perubahan |
|—|—|—|—|
| CBRE | 980 | 961 | 5057.89% |
| COIN | 3880 | 3780 | 3780.00% |
| BUVA | 1390 | 1339.85 | 2671.76% |
| MORA | 12050 | 11586 | 2496.98% |
| ATAP | 620 | 595 | 2380.00% |
| IRSX | 9775 | 9352.63 | 2214.30% |
| PADA | 304 | 290 | 2071.43% |
| IRSX | 625 | 596 | 2055.17% |
| PIPA | 236 | 224 | 1866.67% |
| IBFN | 242 | 228 | 1628.57% |
| MGNA | 248 | 231 | 1358.82% |
| INET | 760 | 704.03 | 1257.80% |
| TRUE | 210 | 193 | 1135.29% |
| PADI | 123 | 113 | 1130.00% |
| RMKE | 5925 | 5430.42 | 1097.98% |
| IMPC | 3930 | 3586 | 1042.44% |
| COCO | 336 | 305.74 | 1010.31% |

*Disclaimer: Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.*

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tinggi pada Sabtu (10/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (10/1/226), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.602.000. Harga emas Antam itu melejit Rp 25.000 jika dibandingkan dengan harga pada Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 2.577.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Indeks utama bursa saham Wall Street ditutup menguat di akhir pekan ini, Jumat (9/1/2026). Indeks S&P 500 bahkan menguat ke penutupan tertinggi sepanjang masa alias all time high didorong oleh saham Broadcom dan produsen chip lainnya. Jumat (9/1/2026), indeks S&P 500 naik 0,65% dan mengakhiri sesi di level 6.966,28. Nasdaq menguat 0,82% menjadi 23.671,35, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,48% menjadi…