Tutup
NewsPeristiwa

Terima Medal of Honor dari JPS, Andre Rosiade: Ekonomi Masyarakat Makin tertekan

211
×

Terima Medal of Honor dari JPS, Andre Rosiade: Ekonomi Masyarakat Makin tertekan

Sebarkan artikel ini
terima-medal-of-honor-dari-jps,-andre-rosiade:-ekonomi-masyarakat-makin-tertekan
Terima Medal of Honor dari JPS, Andre Rosiade: Ekonomi Masyarakat Makin tertekan

Padang – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menerima *Medal of Honor* dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS) atas peran sentralnya dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusinya, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan pasca-bencana, yang dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.

Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menyerahkan penghargaan secara khusus di Hotel Mercure Padang, Minggu (5/4/2026), didampingi oleh Penasihat JPS Novrianto Ucok dan jajaran pengurus. Penyerahan dilakukan terpisah karena Andre berhalangan hadir pada pelantikan pengurus JPS sebelumnya akibat tugas di Jakarta.

Novrianto Ucok menegaskan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata karena posisi Andre sebagai anggota DPR RI, melainkan karena komitmen nyata dan berkelanjutan dalam membantu korban bencana. Dari sekian banyak tokoh dan lembaga yang dinilai, Andre dinilai paling konsisten hadir sejak awal bencana hingga masyarakat mendapatkan hunian tetap. “Ini murni apresiasi atas dedikasi beliau, bukan karena jabatan. Beliau *all out* dalam penanganan bencana di Sumbar,” ujarnya.

Adrian Tuswandi menambahkan bahwa respons cepat Andre sejak hari pertama bencana menjadi faktor penentu. “Saya melihat langsung bagaimana Pak Andre hadir di lokasi sejak awal. Bantuan dan relawan terbanyak, alat berat pun segera hadir. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap kerja nyata,” kata Adrian.

Andre Rosiade, dalam tanggapannya, menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras bagi masyarakat Sumatera Barat. Ia menyoroti tantangan ekonomi daerah yang mendesak, di samping persoalan kebencanaan. “Pertumbuhan ekonomi Sumbar hanya sekitar 3 persen, sementara inflasi mencapai 6 persen. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ketua DPD Gerindra Sumbar ini juga menekankan pentingnya aksi nyata dalam pembangunan daerah dan menghentikan praktik pencitraan. Menurutnya, investasi dan lapangan kerja baru adalah kunci mengatasi persoalan ekonomi di Sumatera Barat. “Hentikan pencitraan. Yang dibutuhkan adalah infrastruktur dan investasi,” ujarnya. Kurangnya lapangan kerja, lanjutnya, menyebabkan banyak lulusan memilih merantau.

Andre, yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dalam mempercepat kebangkitan ekonomi dan pembangunan Sumatera Barat. Ia mengharapkan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kemajuan daerah.

News

SumbarSumbarbisnis.com Ikatan Keluarga Kurai V Jorong Bukittinggi Pekanbaru (IKKP) menggelar acara halal bi halal Idul Fitri 2026 yang diikuti ratusan warga Pekanbaru asal Bukittingi pada Sabtu (17/4/2026). Silaturahmi masih dalam suasana Bulan Syawal ini, diisi kegiatan ceramah agama, makan bersama dan ditutup salin maaf memaafkan. Silaturahmi ini menjadi agenda perdana IKKP di bawah pimpinan ketua baru, Letkol TNI Sukri Hendri, yang terpilih…