Tutup
EkonomiEnergiPerbankan

Trump Tangguhkan UU Jones, Redam Lonjakan Harga Minyak?

229
×

Trump Tangguhkan UU Jones, Redam Lonjakan Harga Minyak?

Sebarkan artikel ini
trump-tangguhkan-uu-jones-60-hari-demi-redam-gejolak-harga-bbm
Trump Tangguhkan UU Jones 60 Hari demi Redam Gejolak Harga BBM

jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengambil langkah penting terkait harga minyak dunia. Ia menangguhkan sementara Undang-Undang Jones selama 60 hari ke depan.

Keputusan ini diambil sebagai upaya menstabilkan harga minyak yang melonjak akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengumumkan kebijakan ini melalui platform X pada Rabu (18/3).

“Keputusan Presiden Trump ini adalah langkah untuk mengurangi gangguan jangka pendek pada pasar minyak,” kata Leavitt.

Ia menambahkan, langkah ini diambil seiring dengan operasi militer AS yang terus berlanjut terhadap Iran, yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury.

Kebijakan ini diharapkan dapat menekan harga energi di tengah operasi militer gabungan AS-Israel melawan Iran.

“Kebijakan ini akan mempermudah aliran sumber daya vital seperti minyak, gas alam, pupuk, dan batu bara ke pelabuhan AS selama 60 hari,” jelas Leavitt.

Pemerintah AS, lanjutnya, tetap berkomitmen untuk memperkuat rantai pasokan penting.

UU Jones atau Merchant Marine Act 1920 adalah undang-undang federal AS yang mengatur perdagangan laut di perairan domestik AS.

Sebelumnya, Leavitt sempat menyatakan pemerintah AS mempertimbangkan pengecualian UU ini agar kapal asing bisa mengangkut minyak dan barang lainnya lewat pelabuhan domestik.

Penangguhan UU Jones ini merupakan upaya Trump mengatasi kelangkaan pasokan yang mendorong harga minyak global naik tajam dan meningkatkan biaya bensin di dalam negeri.

Kelangkaan pasokan terjadi sejak Iran menutup Selat Hormuz, jalur yang menangani sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Pekan lalu, koalisi 32 negara, termasuk AS, sepakat melepaskan cadangan minyak strategis dalam jumlah rekor untuk memperkuat pasokan global.

AS juga memberikan kelonggaran sementara untuk membeli minyak Rusia tanpa terkena penalti.

Namun, analis energi memproyeksikan dampak penangguhan UU Jones ini tidak terlalu signifikan dan hanya bersifat jangka pendek.

Guncangan pasar akibat penutupan Selat Hormuz dinilai jauh lebih besar.

“Ini adalah bagian kecil dari jaringan distribusi energi, tetapi langkah apa pun untuk membantu menurunkan harga saat ini sangat disambut baik,” ujar Direktur Eksekutif Pelabuhan Los Angeles, Gene Seroka.