Tutup
Regulasi

‘Urang Awak’ Jadi Dirut PLN yang Baru

602
×

‘Urang Awak’ Jadi Dirut PLN yang Baru

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Teka-teki Direktur Utama (Dirut) PLN yang baru terjawab hari ini, Senin 23 Desember 2019.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar  Biasa (RUPS-LB) PT PLN, pemegang saham memutuskan Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN yang baru.

Kemudian, dalam kesempatan itu, Amien Sunaryadi juga ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT PLN.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, terpilihnya Zulkifli Zaini dan Amien Sunaryadi karena memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin PLN.

Dengan begitu, Erick pun yakin dan tidak ragu untuk menyerahkan pucuk pimpinan tertinggi di PLN kepada keduanya.

“Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik. (Mereka) siap bekerja dan berakhlak,” ujar Erick di Jakarta, Senin dikutip dari Warta Ekonomi.

Sebagai tindak lanjut atas penugasan itu, Erick menyebut jika ia akan bersua dengan Zulkifli Zaini dan Amien Sunaryadi secara berkelanjutan setiap bulannya.

Hal itu dilakukan guna memastikan jika rencana besar yang menjadi prioritas pemerintah bisa berjalan dengan baik.

Zulkifli Zaini sendiri bukan orang baru di dunia perbankan. Ia sebelumnya tercatat sebagai Komisaris Independen Bank BNI. Kemudian, sebelumnya, pada tahun 2010 hingga 2013 ia merupakan Direktur Utama Bank Mandiri.

Zulkifli sendiri merupakan ‘Urang Awak’ (orang Minang) yang berasal dari Sumatera Barat. Pria berumur 63 tahun itu lahir di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada 13 Januari 1956 lampau.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…