Tutup
Regulasi

‘Urang Awak’ Jadi Dirut PLN yang Baru

631
×

‘Urang Awak’ Jadi Dirut PLN yang Baru

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Teka-teki Direktur Utama (Dirut) PLN yang baru terjawab hari ini, Senin 23 Desember 2019.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar  Biasa (RUPS-LB) PT PLN, pemegang saham memutuskan Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN yang baru.

Kemudian, dalam kesempatan itu, Amien Sunaryadi juga ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT PLN.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, terpilihnya Zulkifli Zaini dan Amien Sunaryadi karena memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin PLN.

Dengan begitu, Erick pun yakin dan tidak ragu untuk menyerahkan pucuk pimpinan tertinggi di PLN kepada keduanya.

“Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik. (Mereka) siap bekerja dan berakhlak,” ujar Erick di Jakarta, Senin dikutip dari Warta Ekonomi.

Sebagai tindak lanjut atas penugasan itu, Erick menyebut jika ia akan bersua dengan Zulkifli Zaini dan Amien Sunaryadi secara berkelanjutan setiap bulannya.

Hal itu dilakukan guna memastikan jika rencana besar yang menjadi prioritas pemerintah bisa berjalan dengan baik.

Zulkifli Zaini sendiri bukan orang baru di dunia perbankan. Ia sebelumnya tercatat sebagai Komisaris Independen Bank BNI. Kemudian, sebelumnya, pada tahun 2010 hingga 2013 ia merupakan Direktur Utama Bank Mandiri.

Zulkifli sendiri merupakan ‘Urang Awak’ (orang Minang) yang berasal dari Sumatera Barat. Pria berumur 63 tahun itu lahir di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada 13 Januari 1956 lampau.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…