Tutup
Regulasi

Wall Street Menguat Berkat Harapan De-eskalasi Konflik Timur Tengah

163
×

Wall Street Menguat Berkat Harapan De-eskalasi Konflik Timur Tengah

Sebarkan artikel ini

NEW YORK – Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Selasa (14/4/2026). Sentimen positif muncul setelah adanya kabar mengenai upaya baru untuk meredakan konflik di Timur Tengah, serta rilis data harga produsen bulan Maret.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 53,8 poin atau 0,11% ke level 48.272,03 saat pembukaan. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 24,0 poin atau 0,35% ke level 6.910,2, dan Nasdaq Composite naik 147,8 poin atau 0,64% ke level 23.331,501.

Optimisme pasar tumbuh setelah muncul laporan bahwa delegasi AS dan Iran berencana melanjutkan pembicaraan di Pakistan pekan ini untuk mengakhiri perang. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyampaikan bahwa pihak Iran telah melakukan kontak untuk mencapai kesepakatan, meski ia menegaskan tidak akan menoleransi kepemilikan senjata nuklir oleh Teheran.

Respons positif investor terlihat dari tren pasar yang mulai membaik. Indeks S&P 500 kini telah memulihkan sebagian besar kerugiannya sejak awal konflik. Bahkan, Nasdaq 100 mencatatkan kenaikan selama sembilan hari berturut-turut, sebuah reli terpanjang sejak September 2025.

“Investor mulai percaya bahwa meski memerlukan waktu, terdapat jalan keluar bagi konflik ini di masa mendatang,” ujar Art Hogan, kepala ahli strategi pasar di B Riley Wealth.

Selain isu geopolitik, pelaku pasar saat ini tengah mencermati rilis laporan kinerja keuangan perusahaan untuk menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya. Fokus investor pun perlahan beralih dari isu makroekonomi ke fundamental mikro tiap perusahaan.

Data ekonomi juga menunjukkan sinyal positif dengan kenaikan harga produsen AS pada bulan Maret yang lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini terjadi karena biaya layanan yang cenderung stabil.

Sejumlah saham perusahaan besar turut merespons laporan kinerja kuartal pertama mereka. Saham BlackRock naik 1,9% berkat lonjakan laba yang ditopang oleh aliran dana ke ETF. Di sisi lain, saham JPMorgan dan Wells Fargo justru terkoreksi masing-masing sebesar 0,7% dan 2,9%. Sementara itu, saham Citigroup menguat 1,7% dan Johnson & Johnson melemah 1,2%.

Para pelaku pasar kini menanti komentar dari pembuat kebijakan Federal Reserve terkait dampak perang AS-Iran terhadap ekonomi. Anthony Saglimbene, kepala strategi pasar di Ameriprise Financial, menilai musim laporan laba kali ini menjadi sangat krusial bagi investor.

“Laporan laba dalam beberapa minggu ke depan harus mengonfirmasi bahwa momentum pendapatan cukup kuat guna menopang harga saham, terutama setelah periode volatilitas tinggi dan valuasi yang masih cukup tinggi di beberapa sektor,” pungkasnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp 936,26 miliar atau Rp 20 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai dividen per saham ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, meski KLBF mencatatkan pertumbuhan laba bersih 13,09% secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,66 triliun. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, kebijakan dividen tersebut masih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Prospek pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta kuatnya permintaan investasi dinilai masih menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. Berdasarkan Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 07.40 WIB, harga emas spot berada di level US$ 4.535 per ons troi. Harga tersebut turun 0,62% dalam sepekan, tetapi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…