Tutup
Regulasi

Yulie Sekuritas Bagikan Dividen Rp 15,87 Miliar, Simak Jadwal Lengkapnya

144
×

Yulie Sekuritas Bagikan Dividen Rp 15,87 Miliar, Simak Jadwal Lengkapnya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 15,87 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 10 April 2026.

Corporate Secretary YULE, Agustinus Sumandar, menjelaskan bahwa nilai dividen per saham yang ditetapkan perusahaan adalah Rp 10 per lembar.

Total dividen ini merujuk pada kinerja keuangan perusahaan per 31 Desember 2025. Tercatat, YULE membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 132,13 miliar, dengan saldo laba ditahan mencapai Rp 300,69 miliar dan total ekuitas sebesar Rp 699,01 miliar.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen tunai YULE:

* Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 April 2026
* Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 April 2026
* Cum Dividen Pasar Tunai: 22 April 2026
* Ex Dividen Pasar Tunai: 23 April 2026
* Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 22 April 2026
* Pembayaran Dividen: 13 Mei 2026

Di pasar modal, performa saham YULE menunjukkan tren positif. Pada penutupan perdagangan Senin (13/4/2026), harga saham YULE ditutup menguat 1,2% ke level Rp 3.370 per saham. Secara akumulatif dalam satu bulan terakhir, harga saham perusahaan ini telah mencatatkan kenaikan sebesar 1,51%.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…