Tutup
Regulasi

10 Unitlink Saham Terbaik 2025: Raih Return Optimal

394
×

10 Unitlink Saham Terbaik 2025: Raih Return Optimal

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Unitlink berbasis saham mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025, menjadi primadona di antara jenis unitlink lainnya.

Data dari Infovesta menunjukkan, *year-to-date* (ytd) hingga Desember 2025, rata-rata *return* unitlink saham mencapai 12,09%. Angka ini melampaui kinerja bulan sebelumnya yang juga memimpin dengan *return* 10,15%.

Berikut 10 produk unitlink saham dengan *return* tertinggi sepanjang 2025:

1. Simas Jiwa Equity Fund 2 (PT Asuransi Simas Jiwa): 109,74%
2. MNC Dinamis Saham (PT MNC Life Assurance): 83,12%
3. Star Equity Fund (PT Asuransi Jiwa Starinvestama): 69,96%
4. Q-Investa Equity Fund (PT Asuransi Jiwa Starinvestama): 52,47%
5. Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – IDR (PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia): 46,92%
6. BNI Life Syariah Equity Fund (PT BNI Life Insurance): 43,78%
7. Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – USD (PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia): 42,02%
8. PRUlink Rupiah Global Emerging Markets Equity Fund (PT Prudential Life Assurance): 39,37%
9. CHUBB Rupiah Syariah Equity Fund I (PT Chubb Life Indonesia): 37,61%
10. USD Prime Emerging Market Equity Fund (PT AIA Financial): 36,47%

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani, menilai bahwa moncernya kinerja unitlink saham tak lepas dari performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Sepanjang 2025, IHSG naik di atas 22%. Jadi, wajar kalau unitlink saham juga mengalami kinerja kuat karena *underlying*-nya saham,” ujarnya.

Arjun memproyeksikan prospek positif bagi unitlink saham dan pendapatan tetap pada tahun 2026.

Sentimen positif dipicu oleh reli saham global di sektor *Artificial Intelligence* (AI) dan teknologi.

“Ditambah, ada juga potensi kelanjutan pemangkasan suku bunga bank sentral global,” imbuhnya.

Dari dalam negeri, potensi kenaikan belanja negara, stimulus pemerintah, dan pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) menjadi katalis positif.

Ekspansi bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT), *data center*, infrastruktur, dan hilirisasi juga diperkirakan memberikan dampak signifikan.

Selain unitlink saham, unitlink campuran mencatatkan *return* rata-rata tertinggi kedua sebesar 9,92%, diikuti unitlink pendapatan tetap (7,32%), dan unitlink pasar uang (4,24%).

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kinerja PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) pada tahun buku 2025 dinilai menunjukkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan. Perseroan mencatat lonjakan pendapatan sebesar 62,1% secara tahunan menjadi Rp 577 miliar, serta berhasil membalikkan kinerja menjadi laba bersih sekitar Rp65 miliar. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Adrian Djie menilai, pertumbuhan tersebut bukan sekadar faktor sementara, melainkan ditopang oleh perbaikan…