Tutup
EkonomiNewsPerbankan

BI Pacu Literasi, UMKM Berdaya, Ekonomi Bergerak Maju

204
×

BI Pacu Literasi, UMKM Berdaya, Ekonomi Bergerak Maju

Sebarkan artikel ini
bi-dorong-literasi-dan-kesejahteraan-keuangan-dengan-gerakan-ini
BI Dorong Literasi dan Kesejahteraan Keuangan dengan Gerakan Ini

jakarta – Bank indonesia (BI) bersama Kementerian Koordinator bidang Perekonomian meluncurkan gerakan AKSI KLIK dan fasilitas Aku Bisa Sejahtera, Jumat (6/3/2026).

Inisiatif ini bertujuan mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital. Selain itu, juga mendorong akses keuangan bagi UMKM.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan program ini merupakan sinergi lintas lembaga. Tujuannya memperkuat literasi keuangan masyarakat di tengah pesatnya digitalisasi sektor keuangan.

BI menggandeng Kemenko Perekonomian yang dipimpin Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Tujuannya menyejahterakan UMKM dan ekonomi kerakyatan.

“Ini acara sinergi yang erat antara Kemenko Perekonomian, Bank Indonesia, dan berbagai lembaga untuk bersama-sama mensejahterakan UMKM dan ekonomi kerakyatan,” ujar Perry saat peluncuran di Gedung BI.

Inisiatif ini didasarkan pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Hasilnya, inklusi keuangan nasional mencapai 92,74 persen, namun literasi keuangan baru 66,46 persen.

Perry menekankan bahwa peningkatan inklusi keuangan harus sejalan dengan peningkatan literasi masyarakat.

“Sudah ada kemajuan dari tahun ke tahun tapi perlu terus ditingkatkan,” tegas Perry.

Literasi keuangan, menurut Perry, tidak hanya tentang membuka akun bank digital atau menggunakan QRIS. masyarakat juga perlu memahami risiko produk keuangan agar terlindungi dari kejahatan finansial.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital seiring dengan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran. Saat ini,pengguna QRIS hampir 60 juta,dengan sekitar 50 juta di antaranya adalah pelaku UMKM.

“Literasi menjadi sangat penting bagi masyarakat.Mari bersama-sama kita tingkatkan literasi untuk mendukung tercapainya target-target pemerintah,” lanjut Perry.

Dalam acara ini, BI juga menerbitkan buku strategi edukasi literasi keuangan digital, modul Digital Financial services (DFS) tingkat dasar, serta pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan.

Menko Perekonomian airlangga Hartarto menilai inisiatif Aksi KLIK dan gerakan Aku Bisa Sejahtera sangat penting di tengah transformasi digital sektor keuangan. Program ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional untuk mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.