Tutup
Regulasi

Ancol Bagikan Dividen Rp41,6 Miliar dan Siapkan Empat Strategi Bisnis Baru

131
×

Ancol Bagikan Dividen Rp41,6 Miliar dan Siapkan Empat Strategi Bisnis Baru

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp41,6 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026).

Dividen tersebut setara dengan Rp26,05 per lembar saham atau 23,13% dari total laba bersih perseroan tahun 2025 yang mencapai Rp180,19 miliar. Sepanjang tahun tersebut, emiten pengelola kawasan wisata Ancol ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,12 triliun.

Selain keputusan pembagian dividen, RUPST juga menetapkan perombakan jajaran pengurus perseroan. Syahmudrian Lubis resmi diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan Winarto yang telah memimpin sejak 18 Agustus 2022.

“Alhamdulillah dengan menerima amanah ini, sekaligus saya juga harus sadar bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan,” ujar Syahmudrian dalam konferensi pers usai RUPST.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen menegaskan bahwa perusahaan kini memasuki fase krusial dalam transformasi bisnis. Langkah ini diambil menyusul perubahan fundamental dalam industri pariwisata, di mana pengunjung kini menuntut nilai tambah (value) yang lebih dari sekadar berwisata.

Transformasi tersebut akan dijalankan melalui empat strategi utama, yakni peningkatan nilai tambah bagi pengunjung, optimalisasi aset dan ekosistem untuk memperkuat monetisasi, penggunaan data sebagai basis pengambilan keputusan, serta perluasan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan.

“Transformasi ini bukan sekadar strategi, tetapi menanamkannya sebagai budaya kerja dan sumber daya manusia dengan disiplin ketat untuk eksekusi yang tepat,” jelas manajemen.

Berikut adalah susunan terbaru dewan komisaris dan direksi PJAA:

Dewan Komisaris:
• Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
• Komisaris: Suharini Eliawati
• Komisaris: Lies Hartono
• Komisaris: Sutiyoso
• Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas

Dewan Direksi:
• Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
• Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
• Direktur: Daniel Nainggolan
• Direktur: Eddy Prastiyo
• Direktur: Rahmaniar

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…