Tutup
Regulasi

RUPST Jaya Ancol Tebar Dividen Rp41,6 Miliar dan Tunjuk Dirut Baru

146
×

RUPST Jaya Ancol Tebar Dividen Rp41,6 Miliar dan Tunjuk Dirut Baru

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp 41,6 miliar atau setara Rp 26,05 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/4/2026).

Jumlah dividen tersebut mencakup 23,13% dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp 180,19 miliar, dengan perolehan pendapatan mencapai Rp 1,121 triliun.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menetapkan perombakan jajaran direksi. Syahmudrian Lubis resmi diangkat sebagai Direktur Utama yang baru untuk memimpin transformasi bisnis perusahaan.

Syahmudrian menegaskan, fokus utama perseroan ke depan adalah meningkatkan nilai per pengunjung (*value per customer*) melalui inovasi dan efisiensi operasional. Strategi ini akan ditempuh dengan digitalisasi layanan tiket, peningkatan fasilitas, serta pengembangan konten dan berbagai *event* tematik.

“Industri wisata kini telah berubah. Pengunjung tidak hanya sekadar datang ke destinasi, tetapi mereka mencari pengalaman, koneksi, dan nilai lebih dari setiap pengeluaran mereka,” ujar Syahmudrian dalam konferensi pers.

Ke depan, perusahaan berkomitmen mengoptimalkan aset dan ekosistem Ancol serta memanfaatkan data sebagai basis utama dalam pengambilan keputusan bisnis. Langkah ini diambil untuk memperkuat daya saing perseroan di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika industri pariwisata.

Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi PJAA pasca-RUPST:

Dewan Komisaris:
* Komisaris Utama & Independen: Irfan Setiaputra
* Komisaris: Suharini Eliawati
* Komisaris: Lies Hartono
* Komisaris: Sutiyoso
* Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas

Dewan Direksi:
* Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
* Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
* Direktur: Daniel Nainggolan
* Direktur: Eddy Prastiyo
* Direktur: Rahmaniar

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp 936,26 miliar atau Rp 20 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai dividen per saham ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, meski KLBF mencatatkan pertumbuhan laba bersih 13,09% secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,66 triliun. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, kebijakan dividen tersebut masih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Prospek pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta kuatnya permintaan investasi dinilai masih menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. Berdasarkan Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 07.40 WIB, harga emas spot berada di level US$ 4.535 per ons troi. Harga tersebut turun 0,62% dalam sepekan, tetapi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…