Tutup
Regulasi

Pemerintah Respons Penurunan Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia

103
×

Pemerintah Respons Penurunan Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia mengalami penurunan selama dua bulan berturut-turut pada awal 2026. Data Bank Indonesia menunjukkan IKK Maret 2026 berada di level 122,9, turun dari 125,2 pada Februari 2026 dan 127 pada Januari 2026.

Meski tren menunjukkan pelemahan, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa keyakinan masyarakat tetap berada di zona optimistis. Menurutnya, fluktuasi angka IKK merupakan hal yang wajar dalam dinamika ekonomi.

“Indeks Keyakinan Konsumen dan *Mandiri Spending Index* semuanya masih berada di level yang cukup kuat dan optimistis,” ujar Susiwijono di Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 tetap mampu mencapai target di angka 5,5 persen atau lebih. Optimisme ini didorong oleh kuatnya konsumsi domestik yang berkontribusi sebesar 54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga Indonesia lebih resilien dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Vietnam.

Selain itu, pemerintah telah menyalurkan berbagai stimulus ekonomi, seperti diskon tarif transportasi dan bantuan sosial. Susiwijono juga memproyeksikan momentum Ramadan dan Idul Fitri yang jatuh di awal kuartal II akan menjadi pendorong tambahan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Senada dengan pemerintah, Bank Indonesia menilai keyakinan konsumen tetap terjaga karena masih berada di atas level 100. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa optimisme konsumen didorong oleh penilaian positif terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi enam bulan ke depan.

Berdasarkan data BI, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 115,4, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada di level 130,4. Keduanya tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Detail survei menunjukkan adanya kenaikan pada Indeks Penghasilan Saat Ini ke level 129,2. Namun, indeks lainnya seperti ketersediaan lapangan kerja, pembelian barang tahan lama (*durable goods*), serta seluruh komponen indeks ekspektasi (penghasilan, lapangan kerja, dan kegiatan usaha) mengalami koreksi dibandingkan periode sebelumnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Biaya pendanaan (cost of fund) obligasi korporasi masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu, meskipun dalam beberapa waktu terakhir mulai menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya tekanan global. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) terbaru, rata-rata kupon surat utang korporasi tenor tiga tahun tren penurunan yang cukup signifikan pada kuartal I-2026 dibandingkan periode tahun sebelumnya. Bagi emiten…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…