Tutup
Regulasi

IHSG Menguat ke 7.636, Saham SCMA, NCKL, dan AADI Memimpin Kenaikan

119
×

IHSG Menguat ke 7.636, Saham SCMA, NCKL, dan AADI Memimpin Kenaikan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan kinerja positif pada perdagangan sesi pertama, Jumat (17/4/2026). Di tengah tekanan pasar regional yang mayoritas melemah, IHSG justru mampu melaju di zona hijau.

Data RTI mencatat IHSG menguat 0,20% atau 15,505 poin ke level 7.636,887. Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan total volume mencapai 23,9 miliar saham dan nilai transaksi menyentuh Rp8,2 triliun.

Sepanjang sesi, sebanyak 331 saham mencatatkan kenaikan, sementara 291 saham terkoreksi dan 194 saham lainnya stagnan.

Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor pendukung. Tercatat delapan indeks sektoral berhasil menguat, dengan sektor IDX-Trans memimpin kenaikan sebesar 1,80%. Diikuti oleh sektor IDX-Techno yang naik 1,03% dan sektor IDX-Basic yang menguat 0,90%.

Berikut adalah deretan saham penghuni indeks LQ45 dengan kenaikan tertinggi (*top gainers*):
* PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 6,21% ke Rp308.
* PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 4,27% ke Rp1.220.
* PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 3,42% ke Rp11.325.

Sementara itu, saham LQ45 yang mencatatkan pelemahan terdalam (*top losers*) adalah:
* PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 2,13% ke Rp3.210.
* PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 1,58% ke Rp3.110.
* PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 1,50% ke Rp1.315.

Di sisi lain, sentimen pasar global cenderung negatif. Mengutip Reuters, indeks saham Asia-Pasifik di luar Jepang (MSCI) terpantau melemah sekitar 0,8%. Aksi ambil untung oleh investor menjadi pemicu koreksi ini setelah pasar mencatatkan reli kuat sepanjang bulan April.

Meskipun terkoreksi, indeks tersebut masih bertahan di dekat level tertinggi sejak awal Maret. Sebelumnya, indeks sempat menguat 14,5% bulan ini, merespons pemulihan pasar pasca anjlok 13,5% akibat ketegangan konflik Iran pada Maret lalu.

Sentimen negatif juga menekan bursa Jepang, di mana indeks Nikkei melemah sekitar 1% menyusul rekor tertinggi yang sempat dicapai pada perdagangan sebelumnya.

Secara keseluruhan, pasar saham global saat ini telah kembali ke level sebelum konflik geopolitik memanas pada akhir Februari. Kondisi ini mencerminkan optimisme investor bahwa ketegangan global mulai mereda dan prospek pasar kembali pulih.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) melemah pada Jumat (17/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,29% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,27% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah kembali melemah cukup besar dan mencatatkan rekor paling lemah sepanjang sejarah….

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026), di tengah sentimen global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634,00. Penguatan ini ditopang oleh antisipasi aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah. Head of Retail Research MNC Sekuritas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Kinerja emiten batubara tercatat menurun pada tahun 2025 yang salah satunya disebabkan oleh berkurangnya harga jual rata-rata atau average selling price (ASP). Sejumlah faktor seperti pemangkasan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), harga batubara hingga sentimen geopolitik menjadi faktor penentu kinerja emiten batubara ke depan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa volume produksi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga Bitcoin sempat menguat menembus level US$ 75.000 setelah adanya kabar kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon pada Jumat (17/4/2026) dinihari. Sentimen positif dari meredanya tensi geopolitik ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Berdasarkan data pasar, pada Minggu (19/4/2026) pukul 07.55 WIB, harga Bitcoin tercatat di level US$ 75.693 atau naik 3,62%…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan rencana pembayaran dividen dari tahun buku 2025. Nilai dividen saham BNII lebih dari Rp 500 miliar. Di sisi lain, harga saham BNII hanya sekitar 200-an. Rencana pembayaran dividen diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Selain itu, perseroan juga melakukan perubahan signifikan pada jajaran komisaris dan direksi dalam Dalam RUPST tersebut, pemegang…