Tutup
Regulasi

IHSG Menguat ke 7.636, Saham SCMA, NCKL, dan AADI Memimpin Kenaikan

85
×

IHSG Menguat ke 7.636, Saham SCMA, NCKL, dan AADI Memimpin Kenaikan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan kinerja positif pada perdagangan sesi pertama, Jumat (17/4/2026). Di tengah tekanan pasar regional yang mayoritas melemah, IHSG justru mampu melaju di zona hijau.

Data RTI mencatat IHSG menguat 0,20% atau 15,505 poin ke level 7.636,887. Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan total volume mencapai 23,9 miliar saham dan nilai transaksi menyentuh Rp8,2 triliun.

Sepanjang sesi, sebanyak 331 saham mencatatkan kenaikan, sementara 291 saham terkoreksi dan 194 saham lainnya stagnan.

Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor pendukung. Tercatat delapan indeks sektoral berhasil menguat, dengan sektor IDX-Trans memimpin kenaikan sebesar 1,80%. Diikuti oleh sektor IDX-Techno yang naik 1,03% dan sektor IDX-Basic yang menguat 0,90%.

Berikut adalah deretan saham penghuni indeks LQ45 dengan kenaikan tertinggi (*top gainers*):
* PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 6,21% ke Rp308.
* PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 4,27% ke Rp1.220.
* PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 3,42% ke Rp11.325.

Sementara itu, saham LQ45 yang mencatatkan pelemahan terdalam (*top losers*) adalah:
* PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 2,13% ke Rp3.210.
* PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 1,58% ke Rp3.110.
* PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 1,50% ke Rp1.315.

Di sisi lain, sentimen pasar global cenderung negatif. Mengutip Reuters, indeks saham Asia-Pasifik di luar Jepang (MSCI) terpantau melemah sekitar 0,8%. Aksi ambil untung oleh investor menjadi pemicu koreksi ini setelah pasar mencatatkan reli kuat sepanjang bulan April.

Meskipun terkoreksi, indeks tersebut masih bertahan di dekat level tertinggi sejak awal Maret. Sebelumnya, indeks sempat menguat 14,5% bulan ini, merespons pemulihan pasar pasca anjlok 13,5% akibat ketegangan konflik Iran pada Maret lalu.

Sentimen negatif juga menekan bursa Jepang, di mana indeks Nikkei melemah sekitar 1% menyusul rekor tertinggi yang sempat dicapai pada perdagangan sebelumnya.

Secara keseluruhan, pasar saham global saat ini telah kembali ke level sebelum konflik geopolitik memanas pada akhir Februari. Kondisi ini mencerminkan optimisme investor bahwa ketegangan global mulai mereda dan prospek pasar kembali pulih.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin tak berdaya hingga perdagangan tengah hari ini. Jumat (17/4/2025), rupiah di berada di level Rp 17.190 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,29% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.139 per dolar AS. Alhasil rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Pada perdagangan intraday, rupiah sempat menyentuh leve terendahnya saat…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Jumat (17/4/2026), seiring sentimen pasar yang masih dibayangi ketidakpastian konflik Timur Tengah meski ada perkembangan menuju gencatan senjata. Secara regional melansir data CNBC, indeks saham utama Asia bergerak di zona merah. Nikkei 225 turun 0,7% setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi, sementara Topix melemah 0,62%. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,43% dan Kosdaq…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026). Indeks turun 0,03% ke level 7.621, di tengah tekanan jual investor asing yang SumbarSumbarbisnis.com sell jumbo sebesar Rp 1,01 triliun. Tekanan terhadap IHSG terutama berasal dari aksi jual di saham perbankan, seiring posisi indeks yang telah mendekati area resistance psikologis di level 7.700. Di sisi lain, sentimen global juga masih…