Tutup
TeknologiTelekomunikasi

Satelit Percepat Pemerataan Internet di Wilayah 3T

134
×

Satelit Percepat Pemerataan Internet di Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
dari-pinggiran-ke-digital
Dari Pinggiran ke Digital

Jakarta – Pemerataan akses telekomunikasi dan internet masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indonesia, meski penetrasi internet nasional sudah mencapai 80,66 persen berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025.

Kesenjangan akses antardaerah masih terlihat jelas. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur digital sebagai bagian dari agenda pemerataan pembangunan nasional, sejalan dengan semangat membangun dari pinggiran.

Teknologi satelit dinilai menjadi solusi paling strategis untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilayani secara optimal oleh infrastruktur kabel maupun seluler konvensional.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan moda konektivitas yang fleksibel tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pembangunan fisik darat yang kompleks.

Satelit juga memainkan peran vital sebagai tulang punggung komunikasi di pelosok. Kehadirannya memberi dukungan nyata bagi berbagai pilar strategis.

Menurut Direktur Komersial PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), Andri Yunianto, akses internet bukan sekadar fasilitas komunikasi, melainkan pembuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Hal itu mencakup percepatan digitalisasi UMKM daerah serta perluasan akses ke pasar yang lebih luas. Penguatan konektivitas di wilayah Indonesia timur dinilai sangat penting agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan agenda pemerintah membangun dari pinggiran, sinergi antara teknologi satelit dan komitmen investasi infrastruktur diharapkan mampu mengikis kesenjangan serta meningkatkan kualitas hidup di wilayah 3T, yakni terdepan, terluar, dan tertinggal, dalam jangka panjang.

“Ke depan,pengembangan infrastruktur dan layanan konektivitas di wilayah strategis Indonesia,khususnya kawasan timur,perlu terus diperkuat sebagai bagian dari percepatan transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya,Minggu,19 April 2026.

Tak heran jika Telkomsat menerima penghargaan dalam kategori “Perusahaan Terbaik dalam Peningkatan Layanan Sinyal di Wilayah 3T” pada Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Penghargaan itu menjadi penegas komitmen anak usaha Telkom Group dalam memperkuat konektivitas digital, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau di indonesia.

“Kami sangat berterima kasih. Ini adalah dedikasi bagi seluruh tim yang bekerja tanpa lelah untuk menghadirkan layanan konektivitas terbaik bagi masyarakat di wilayah 3T. Kami akan terus berkomitmen untuk memperluas pemerataan konektivitas digital di Indonesia,” kata Andri dalam acara penghargaan yang digelar Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Digital (BAKTI Kemkomdigi).