Tutup
Regulasi

Wall Street Melemah Menanti Data Inflasi dan Ketegangan Timur Tengah

87
×

Wall Street Melemah Menanti Data Inflasi dan Ketegangan Timur Tengah

Sebarkan artikel ini

NEW YORK – Bursa saham Wall Street terkoreksi dari rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Sentimen pasar tertekan oleh eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memupus harapan akan kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Hingga pukul 21.15 WIB, indeks Dow Jones Industrial Average terpantau melemah 110,97 poin atau 0,22% ke level 50.533,31. Sementara itu, indeks S&P 500 bergerak stagnan dengan kenaikan tipis 0,02% ke 7.521,68, dan indeks Nasdaq Composite turun 0,02% menjadi 26.667,93.

Sebanyak enam dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500 berada di zona merah, dengan sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 1,1%.

Ketegangan geopolitik meningkat setelah Teheran menargetkan pangkalan udara AS sebagai balasan atas serangan Washington. Aksi militer ini terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump menepis laporan mengenai kemungkinan adanya kesepakatan kompromi dengan Iran.

Dampak konflik ini memicu lonjakan harga minyak mentah hampir 3% akibat penutupan Selat Hormuz. Hal ini turut meningkatkan kekhawatiran inflasi, yang pada April lalu tercatat mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir akibat mahalnya harga energi.

Ahli strategi investasi global di Edward Jones, Angelo Kourkafas, menilai bahwa data inflasi tersebut belum mengubah narasi pasar secara signifikan. “Sebagian besar fokus investor masih tertuju pada negosiasi Iran dan tren kecerdasan buatan (AI),” ujarnya.

Sentimen negatif di pasar terlihat dari penurunan saham Caterpillar sebesar 3% yang membebani indeks Dow Jones. Selain itu, kenaikan harga minyak menekan saham maskapai penerbangan seperti American Airlines, Jetblue, dan Southwest Airlines yang kompak turun antara 1,5% hingga 2,2%. Sektor barang konsumsi non-esensial juga melemah 0,7%.

Meskipun sedang terkoreksi, indeks S&P 500 tercatat masih berada di jalur kenaikan mingguan kesembilan berturut-turut, rekor terpanjang sejak Desember 2023. Optimisme pasar tetap terjaga berkat momentum pertumbuhan pendapatan di sektor teknologi, khususnya AI.

Saham Snowflake melonjak tajam sebesar 34% setelah perusahaan tersebut menaikkan proyeksi pendapatan tahunan dan mengumumkan kerja sama infrastruktur AI senilai US$6 miliar dengan Amazon Web Services. Pesaingnya, Datadog dan MongoDB, turut menguat masing-masing 1,1% dan 9,8%. Marvell Technology juga naik 2,2% setelah merilis proyeksi pendapatan yang melampaui ekspektasi.

Di sektor ritel, Dollar Tree melesat 16,8%, Best Buy naik 13,5%, dan Kohl’s menguat 18,5% setelah kinerja keuangan mereka melampaui prediksi analis.

Selain itu, saham perusahaan drone mencatatkan kenaikan signifikan di tengah kabar bahwa pemerintahan Trump berencana memberikan pendanaan pada sektor tersebut. Unusual Machines meroket 40,1%, sementara AeroVironment dan Kratos Defense & Security Solutions masing-masing naik 14,5% dan 12,7%.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Indeks utama Wall Street bergerak melemah dari level rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (28/5/2026), seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang meredam harapan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat. Investor juga mencermati data inflasi terbaru Amerika Serikat. Teheran dilaporkan menargetkan pangkalan militer AS pada Kamis setelah Washington melancarkan serangan baru. Langkah…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/5/2026), seiring meningkatnya tekanan eksternal dan aksi ambil untung menjelang libur panjang. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 1,23% ke level 6.130,19 setelah sempat menguat pada awal sesi. Pelemahan ini dipicu oleh aksi profit taking serta rebalancing indeks MSCI. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memutuskan untuk absen membagikan dividen dari buku tahun 2025. Hal itu telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2025 yang digelar pada Selasa, 26 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham memutuskan bahwa sebesar Rp 5 miliar dari laba bersih digunakan sebagai cadangan untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Emiten milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengumumkan transaksi afiliasi berupa pembelian aset tanah dan bangunan senilai Rp 60,34 miliar dari PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE). Corporate Secretary CLEO, Lukas Setio Wongso menjelaskan, transaksi tersebut dilakukan karena aset yang dibeli selama ini telah digunakan perusahaan melalui skema sewa. Aset tersebut juga menjadi salah satu…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Masa penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel Sukuk Tabungan seri ST016 tinggal menyisakan enam hari sebelum ditutup pada Rabu (3/6/2026). Tingginya minat investor terlihat dari penyerapan kuota nasional yang telah mendekati penuh, terutama untuk tenor pendek. Berdasarkan data mitra distribusi, Bareksa per Kamis (28/5), penjualan ST016-T2 telah mencapai 92,59% dari kuota nasional. Sementara itu, ST016-T4 telah…