EkonomiInvestasiPerbankanPolitik

Prabowo Pangkas Anggaran Rp300 Triliun Perkuat Ketahanan Fiskal Nasional

137
×

Prabowo Pangkas Anggaran Rp300 Triliun Perkuat Ketahanan Fiskal Nasional

Sebarkan artikel ini
prabowo-balas-media-asing-hemat-rp300-t:-defisit-di-bawah-3%-pdb
Prabowo Balas Media Asing Hemat Rp300 T: Defisit di Bawah 3% PDB

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah gejolak global. Salah satu bukti nyata adalah keberhasilan Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara G20 pada Kuartal I/2026.

Menurut Prabowo, kondisi fiskal nasional saat ini dalam posisi sehat. Defisit anggaran dipastikan tetap terjaga di bawah 3 persen terhadap PDB, dengan rasio utang yang jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara maju.

Di sisi lain, pemerintah telah melakukan langkah efisiensi anggaran besar-besaran untuk merespons ketidakpastian dunia. Sebanyak lebih dari Rp300 triliun telah dipangkas dari pos belanja yang dinilai tidak efisien.

Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas sorotan artikel media asing berjudul “Archipelagoing fast” yang sempat ramai di media sosial. Prabowo mengakui bahwa dunia saat ini sedang berada dalam masa sulit akibat eskalasi konflik dan ketegangan geopolitik.

“Indonesia saat ini berada dalam lingkungan global yang sulit dan penuh ketidakpastian. Perang dan ketegangan geopolitik telah meningkatkan volatilitas di pasar energi, pangan, dan keuangan dunia,” ujar Prabowo.

Guna mempertahankan disiplin fiskal tersebut, pemerintah kini memprioritaskan penguatan integritas kelembagaan. Upaya konkret yang tengah dijalankan meliputi digitalisasi perpajakan, perbaikan tata kelola ekspor, hingga pemberantasan aksi penyelundupan di berbagai sektor.