Bursa Saham

Sabet Kontrak Rp57 Triliun, Simak Prospek Saham Singaraja Putra (SINI)

11
×

Sabet Kontrak Rp57 Triliun, Simak Prospek Saham Singaraja Putra (SINI)

Sebarkan artikel ini
Visualisasi grafik harga saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) di layar monitor
Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 9,68 persen usai mengamankan kontrak jasa pertambangan senilai Rp57 triliun.

JAKARTA – PT Singaraja Putra Tbk (SINI) resmi mengamankan kontrak jasa pertambangan batubara dengan PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai total Rp 57,05 triliun. Kesepakatan ini melibatkan dua anak perusahaan SINI yang akan mengerjakan proyek di wilayah Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kontrak tersebut terbagi atas nilai masing-masing sebesar Rp 45,57 triliun dan Rp 11,48 triliun. Proyek ini ditargetkan mampu memproduksi batubara hingga 42 juta ton sepanjang umur tambang.

Pasar merespons positif aksi korporasi tersebut dengan mengerek harga saham SINI naik 9,68% ke level Rp 6.800 per lembar saham. Kenaikan ini sekaligus mencatatkan akumulasi penguatan sebesar 20,35% dalam periode sepekan terakhir.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menilai kesepakatan ini sebagai pengubah permainan bagi perseroan. Proyek ini memberikan visibilitas pendapatan jangka panjang yang sangat kuat bagi emiten tersebut.

Proyek ini diproyeksikan mendorong lonjakan kontribusi pendapatan anak usaha SINI, yakni KMS. Pendapatan KMS diperkirakan melonjak dari US$ 52 juta pada 2026 menjadi US$ 158,97 juta pada 2027.

Kehadiran PTRO sebagai pemegang saham strategis pasca penyelesaian investasi Rp 1,19 triliun menjadi katalis penting. PTRO kini menguasai 19,88% porsi saham SINI yang memperkuat kepercayaan investor institusional.

Meskipun saham SINI tercatat masih terkoreksi 35% secara year-to-date (YtD), analis memandang penurunan tersebut sebagai basis harga yang rendah. Nilai kontrak Rp 57 triliun dinilai belum sepenuhnya tercermin dalam kapitalisasi pasar saat ini.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan aliansi ini mempercepat transformasi SINI menjadi perusahaan pertambangan terintegrasi. Hal ini dimungkinkan melalui pemanfaatan rantai nilai pertambangan milik Grup Prajogo Pangestu melalui PTRO dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Sinergi strategis ini memberikan keuntungan timbal balik bagi kedua perusahaan. Bagi PTRO, kontrak bernilai jumbo ini akan mempertebal backlog dan menjamin visibilitas pendapatan dalam jangka panjang.

Kolaborasi tersebut diperkirakan menghasilkan lima manfaat utama bagi operasional perusahaan. Manfaat tersebut meliputi percepatan pengembangan tambang, optimalisasi kontraktor internal, serta efisiensi biaya produksi yang lebih baik.

Selain itu, kemitraan ini membuka peluang akses pendanaan yang lebih mudah bagi perseroan. Potensi ekspansi aset di masa depan juga dianggap terbuka lebar berkat dukungan jaringan bisnis yang lebih luas.

Terkait rekomendasi saham, analis memberikan peringkat “Add” untuk PTRO dengan target harga Rp 5.625. Sementara itu, saham SINI saat ini tidak diberikan peringkat atau Not Rated oleh analis Mirae Asset Sekuritas.

Investor tetap disarankan untuk memantau jadwal operasional dan realisasi produksi proyek tersebut. Kinerja nyata di lapangan akan menjadi penentu utama dalam mengonversi kontrak tersebut menjadi laba bersih perusahaan.