Jakarta – Kecerdasan buatan (AI) semakin merambah dunia kerja, mengubah cara manusia beraktivitas sehari-hari. Laporan World Economic Forum bahkan memprediksi 92 juta pekerja berpotensi terdampak AI pada tahun 2030.
Perubahan yang begitu cepat ini menuntut para pekerja untuk segera beradaptasi. Tujuannya, agar tetap relevan di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
lantas, bagaimana cara mengamankan karier di era AI ini? Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
- Audit Fungsi Pekerjaan
Penting untuk memahami kategori pekerjaan Anda. Apakah bisa diotomatisasi penuh, di-augmentasi (sebagian diotomatisasi), atau justru ditransformasi.
alex King dari ExpandIQ menyarankan untuk membuat daftar tugas harian.Kemudian, nilailah tingkat prediktabilitas dari setiap tugas tersebut.
Pekerjaan yang lebih prediktif memiliki risiko tinggi untuk digantikan oleh AI.
- Fokus pada Dampak Pekerjaan
Jelaskan dampak nyata dari pekerjaan Anda. Jangan hanya fokus pada aktivitas yang dilakukan.
Menyampaikan nilai yang Anda berikan kepada perusahaan akan menjadi semakin penting.
- Asah Kemampuan AI
Kemampuan AI menjadi kunci di era augmentasi ini.
John Morgan dari LHH menyarankan untuk mendalami AI. Manfaatkan AI sebagai pendamping kerja Anda.
Inisiatif belajar mandiri sangat penting. Sebab, pelatihan dari perusahaan mungkin saja terbatas.
- Perkuat Soft Skills
AI tidak bisa menggantikan kesadaran diri dan kecerdasan emosional.
Kemampuan berpikir kritis juga penting untuk strategi AI. Hal ini akan membedakan Anda dari kandidat kerja lainnya.
- Pertimbangkan Kewirausahaan
era AI membuka peluang baru untuk berwirausaha.






