Tutup
Regulasi

Ayam Hidup Mahal, Laba JPFA Diprediksi Meroket!

336
×

Ayam Hidup Mahal, Laba JPFA Diprediksi Meroket!

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dinilai masih memiliki daya tarik investasi seiring dengan tren kenaikan harga ayam hidup.

Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Paulina Margaret, mempertahankan rekomendasi “beli” untuk saham JPFA, dengan target harga baru Rp 3.200.

Target ini naik 15% dari proyeksi sebelumnya, dengan asumsi Price Earning Ratio (PER) tahun 2026 sebesar 8,2 kali.

Pada perdagangan Senin (22/12/2025), harga saham JPFA terkoreksi 1,85% ke level Rp 2.650 per saham.

Menurut Paulina, prospek positif JPFA didorong oleh dua faktor utama. Pertama, harga ayam hidup yang lebih kuat setelah pemangkasan kuota Grand Parent Stock (GPS) tahun 2024. Kedua, potensi peningkatan permintaan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JPFA sendiri telah menaikkan estimasi laba per saham (EPS) untuk tahun 2025 hingga 2027 sebesar 4%–8%, sejalan dengan prospek harga ayam yang lebih tinggi.

Paulina menekankan bahwa JPFA merupakan pilihan utama di sektor unggas, dengan valuasi yang menarik, yakni PER tahun 2026 sebesar 6,9 kali. Angka ini lebih rendah dibandingkan pesaingnya, CPIN, yang mencapai 16,2 kali.

Selain itu, JPFA juga menawarkan potensi imbal hasil dividen yang lebih tinggi, yaitu 5,8%, dibandingkan CPIN yang hanya 3,2%.

Meskipun demikian, Paulina mengingatkan investor tentang risiko utama, yaitu potensi kenaikan biaya input yang lebih tinggi dari perkiraan dan harga ayam hidup yang lebih rendah dari ekspektasi.

Harga ayam hidup secara nasional terpantau stabil di Rp 24.853 per kg pada 15 Desember 2025, didukung oleh pengurangan kuota GPS tahun 2024 menjadi 530.000 ekor, atau turun 21% secara tahunan.

Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) memperkirakan harga ayam hidup akan tetap di atas Rp 21.000/kg hingga akhir tahun, berkat kuota GPS yang lebih ketat dan dukungan permintaan dari program MBG.

Kuota GPS tahun 2025 telah dinaikkan menjadi 560.000 ekor untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dari program MBG. Akibatnya, proyeksi penjualan bersih JPFA untuk tahun 2025 hingga 2027 direvisi naik sebesar 2%–4%.

Program MBG, dengan 17.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi saat ini, diperkirakan akan meningkatkan permintaan unggas sebesar 18% secara tahunan pada tahun 2026.

Peningkatan ini berpotensi mencapai 36% jika 35.000 SPPG terealisasi penuh. Alokasi anggaran negara sebesar Rp 335 triliun untuk MBG di tahun 2026 menunjukkan komitmen pemerintah yang kuat terhadap program ini, menjadikannya katalis penting bagi sektor unggas.

Inisiatif produk konsumen JPFA juga dinilai memperkuat kualitas laba perusahaan. Perusahaan berfokus pada penetrasi produk yang lebih dalam, jangkauan distribusi yang lebih luas, serta eksekusi branding dan go-to-market yang lebih ketat.

Kontribusi produk konsumen diperkirakan mencapai sekitar 17% dari total penjualan JPFA pada tahun 2026, dan terus tumbuh di atas 20% secara tahunan. Segmen ini diharapkan dapat menstabilkan margin dan arus kas JPFA, sekaligus memperkuat posisi kompetitif perusahaan di kategori nilai tambah hilir.

Hingga akhir tahun 2025, pendapatan dan laba bersih JPFA diperkirakan mencapai Rp 65,33 triliun dan Rp 3,63 triliun. Sementara di tahun 2026, pendapatan diproyeksikan mencapai Rp 79,81 triliun dengan laba bersih Rp 4,69 triliun.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…