Padang – Petani di Sumatera Barat dan Riau kini mendapatkan kemudahan akses permodalan untuk memperbarui alat dan mesin pertanian (alsintan). Bank Nagari resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Tjahaja Baru Agri untuk memfasilitasi pembiayaan pengadaan alsintan bagi pelaku usaha di sektor pertanian.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut diteken langsung oleh Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, bersama Direktur PT Tjahaja Baru Agri, Edward Ferry Gani, di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Kamis (18/6/2026). Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan kredit pembelian unit baru serta suku cadang alat mekanisasi dari PT Kubota Machinery Indonesia.
Hafid Dauli optimistis kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membantu modernisasi pertanian. Ia berharap dukungan finansial tersebut dapat mengoptimalkan penyaluran kredit perbankan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani di wilayah operasional mereka.
Berbagai instrumen pembiayaan produktif telah disiapkan Bank Nagari, mulai dari Kredit Usaha Alsintan (KUA) hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain bantuan modal, petani juga akan mendapatkan akses layanan perbankan digital, termasuk aplikasi Ollin by Nagari, fasilitas QRIS, serta penggunaan mesin EDC untuk mendukung digitalisasi transaksi usaha.
Pihak PT Tjahaja Baru Agri nantinya akan berperan menyeleksi para calon debitur. Perusahaan distributor resmi produk Kubota tersebut juga berkomitmen memberikan pendampingan teknis, yakni penyediaan tenaga operator dan mekanik bagi para petani.
Edward Ferry Gani memastikan perusahaannya terus konsisten mengawal program modernisasi pertanian di lintas provinsi. Dengan rekam jejak yang dibangun sejak 2015 serta didukung kantor cabang di Pekanbaru, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional melalui mekanisasi pertanian yang andal.







