Payakumbuh – DPRD Kota Payakumbuh memberikan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional. Dukungan ini diwujudkan dengan peresmian Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kelima di kota tersebut.
DPRD Payakumbuh tidak hanya memberikan dukungan politis, tetapi juga akan mengawasi implementasi program MBG agar tepat sasaran.
“Kami di DPRD sangat mendukung berdirinya SPPG ini,” ujar Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh, Fitrayanto, usai peresmian SPPG Kapalo Koto Dibalai, Sabtu (30/08/2025).
Fitrayanto menambahkan,DPRD akan mengawasi agar program ini benar-benar bermanfaat bagi anak-anak,ibu hamil,ibu menyusui,dan balita.
Pemenuhan gizi yang baik dinilai akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Pemerintah Kota Payakumbuh dinilai cepat dalam menindaklanjuti program Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan keseriusan daerah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin Payakumbuh menjadi salah satu kota yang terdepan dalam implementasi program prioritas nasional ini,” tegas Fitrayanto.
Wakil Wali Kota payakumbuh, Elzadaswarman, menjelaskan bahwa program MBG di Payakumbuh menyasar 62.060 penerima manfaat.
Jumlah tersebut terdiri dari 50.499 siswa serta 11.561 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dengan diresmikannya SPPG Kapalo Koto Dibalai yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai, kini Payakumbuh memiliki lima unit SPPG yang beroperasi.
“Kami ingin program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” kata Elzadaswarman.
Untuk itu, bahan pangan yang digunakan dalam program MBG diutamakan berasal dari produk lokal Payakumbuh.Perwakilan Yayasan Peduli Permata Damai, Boy Sandi, menyatakan pihaknya telah menyiapkan enam dapur untuk mendukung pelaksanaan MBG.
Tenaga kerja yang digunakan berasal dari masyarakat setempat.
“Harapan kami, selain memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat, program ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkas Boy Sandi.







