Tutup
News

Fadly Amran Terima Bantuan Perantau Minang di Padang

70
×

Fadly Amran Terima Bantuan Perantau Minang di Padang

Sebarkan artikel ini
wako-fadly-amran-terima-kunjungan-bundo-kandung-dpw-ikm-dki-jakarta
Wako Fadly Amran Terima Kunjungan Bundo Kandung DPW IKM DKI Jakarta

Padang – Pemerintah kota Padang menerima dukungan kemanusiaan dari perantau Minang di Jakarta saat Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut rombongan Bundo Kanduang DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) DKI Jakarta di Gedung Putih, kediaman resmi wali kota, Rabu (13/5/2026). Bantuan itu ditujukan untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi yang masih menjalani masa pemulihan.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPW IKM DKI Jakarta, Bundo Zuriati. Ia mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sosial yang sudah dimulai sejak fase tanggap darurat bencana di Sumatera Barat.

“Ini tahap kedua dari program sosial kami. Setelah masa tanggap darurat, masih ada proses pemulihan yang perlu didukung bersama,” ujar Zuriati.

Bantuan yang dibawa berupa perlengkapan ibadah, di antaranya mukena, sajadah, kain sarung, dan Alquran. Pendistrbusiannya tidak hanya menyasar Padang, tetapi juga Kabupaten Solok dan Kota Pariaman.

Di Kota Padang,bantuan dialokasikan sekitar 210 paket untuk warga yang kini menempati hunian sementara. Zuriati berharap bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan dasar masyarakat selama tahap pemulihan.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian perantau Minang tersebut. Ia menilai bantuan itu menjadi dukungan penting bagi warga yang belum sepenuhnya pulih dari dampak bencana.

“kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang menjalani masa pemulihan,” kata Fadly.Menurut dia, Pemkot Padang terus mempercepat penanganan pascabencana, termasuk penyediaan hunian sementara dan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

Fadly juga berharap dukungan dari para perantau terus mengalir, terutama untuk memperkuat sektor kuliner dan UMKM. Ia menilai langkah itu sejalan dengan target Padang menjadi Kota Kreatif Gastronomi Dunia versi UNESCO.