Regulasi

IHSG Melemah, Investor Asing Borong Saham Senilai Rp473 Miliar

146
×

IHSG Melemah, Investor Asing Borong Saham Senilai Rp473 Miliar

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan dan ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (21/4/2026). Tren pelemahan ini memperpanjang catatan negatif indeks sejak awal pekan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG melemah sebesar 0,46% ke level 7.559,38. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.511 hingga 7.568.

Tekanan jual mendominasi pasar dari pembukaan hingga penutupan. Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian investor di tengah fluktuasi sentimen pasar yang masih berlangsung.

Adapun volume perdagangan saham tercatat mencapai 43,54 miliar lembar dengan nilai transaksi total menyentuh Rp 18 triliun.

Di balik koreksi tersebut, investor asing justru menunjukkan minat beli yang cukup kuat. Sepanjang perdagangan Selasa, asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 473,93 miliar di seluruh pasar.

Data ini mengindikasikan bahwa kepercayaan investor asing terhadap saham domestik masih terjaga meski indeks sedang terkoreksi.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy asing terbesar pada perdagangan Selasa (21/4/2026):

1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – Rp 129,5 miliar
2. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) – Rp 113,21 miliar
3. PT Indika Energy Tbk (INDY) – Rp 67,67 miliar
4. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) – Rp 61,64 miliar
5. PT United Tractors Tbk (UNTR) – Rp 57,32 miliar
6. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp 56,06 miliar
7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) – Rp 45,19 miliar
8. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Rp 39,36 miliar
9. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp 37,89 miliar
10. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) – Rp 26,75 miliar

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menerus hingga jatuh di bawah level 6.000 dipengaruhi sentimen negatif terhadap perekonomian dalam negeri. Padahal, menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tumbuh baik. “Jadi kendala utamanya adalah persepsi nega…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Tren pemanfaatan teknologi blockchain terus berkembang, termasuk menghadirkan platform prediksi berbasis aset digital. Salah satu model yang mulai berkembang adalah outcomes market. Ini adalah platform yang memungkinkan pengguna memprediksi hasil suatu peristiwa dan memperoleh imbalan apabila prediksinya tepat. Memanfaatkan konsep tersebut, platform perdagangan kripto global, OKX meluncurkan The Beautiful Game, sebuah…

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) menyiapkan penyesuaian remunerasi atau bunga yang diberikan kepada pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan langkah itu dilakukan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di BI. Hal itu disampai…