Tutup
Regulasi

Kemenkeu Targetkan Raih Rp36 Triliun dari Lelang SUN Pekan Depan

67
×

Kemenkeu Targetkan Raih Rp36 Triliun dari Lelang SUN Pekan Depan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali membuka lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, 28 April 2026. Pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp36 triliun untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Lelang ini menawarkan sembilan seri SUN dengan nilai nominal per unit sebesar Rp1 juta. Adapun tingkat kupon yang ditawarkan mencapai 7,125 persen.

Pemerintah berhak menentukan volume penjualan SUN lebih besar atau lebih kecil dari target indikatif yang ditetapkan. Kemenkeu memiliki fleksibilitas untuk memenangkan penawaran hingga maksimal 150 persen dari target Rp36 triliun.

Sembilan seri SUN yang akan dilelang meliputi SPN01260530 (New Issuance), SPN12260730 (Reopening), SPN12270429 (New Issuance), FR0109, FR0108, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105.

Seluruh proses lelang akan diselenggarakan oleh Bank Indonesia menggunakan sistem lelang terbuka dengan metode *multiple price*. Bagi pemenang lelang kompetitif (*competitive bids*), pembayaran dilakukan sesuai dengan *yield* yang diajukan. Sementara itu, pemenang lelang non-kompetitif (*non-competitive bids*) akan membayar sesuai dengan rata-rata tertimbang (*weighted average yield*) dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.

Sebagai catatan, pada lelang sebelumnya yang berlangsung 31 Maret 2026, antusiasme pasar cukup tinggi dengan total penawaran masuk mencapai Rp78,4 triliun, di mana pemerintah akhirnya menyerap Rp42 triliun.

Lelang obligasi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menutup defisit APBN 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp689,1 triliun. Berdasarkan UU APBN Nomor 17 Tahun 2025, target pembiayaan utang tahun ini ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun, meningkat dibandingkan realisasi target tahun lalu yang sebesar Rp775,9 triliun.