Tutup
Perbankan

Kementerian PU Alihkan Anggaran demi Mitigasi Kekeringan Ekstrem

166
×

Kementerian PU Alihkan Anggaran demi Mitigasi Kekeringan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
menteri-pu-prioritaskan-anggaran-antisipasi-dampak-‘godzilla-el-nino’
Menteri PU Prioritaskan Anggaran Antisipasi Dampak ‘Godzilla El Nino’

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa anggaran untuk program antisipasi dampak kekeringan ekstrem atau Godzilla El Nino menjadi prioritas utama pemerintah. Langkah ini diambil sebagai upaya krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dody mengungkapkan, pemerintah akan melakukan penyesuaian anggaran dengan mengalihkan dana dari program yang kurang prioritas.Langkah ini diambil agar upaya mitigasi dampak el Nino dapat berjalan optimal.

“Kalau itu gagal, swasembada pangan di tahun 2026-2027 bisa terancam,” ujar Dody di Jakarta, Sabtu (11/4).

Kementerian PU kini telah memulai sejumlah langkah strategis, dengan fokus utama pada pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi di wilayah-wilayah yang memiliki bendungan besar.

Pihaknya saat ini berupaya menjaga volume seluruh bendungan dalam kondisi maksimal. Langkah ini bertujuan agar pasokan air irigasi tetap terjaga meski curah hujan diprediksi menurun drastis selama musim kemarau panjang.

Sebagai contoh, bendungan Gajah Mungkur di Kabupaten wonogiri, Jawa Tengah, diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian hingga September atau Oktober 2026 jika kapasitas airnya terjaga penuh.

“Saat ini semua bendungan sedang diupayakan dalam posisi penuh,” tambahnya.

Namun, Dody menyadari bahwa kemampuan bendungan memiliki batas waktu. Jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dari cadangan air yang tersedia, pemerintah telah menyiapkan langkah tambahan berupa operasi modifikasi cuaca.

Operasi tersebut akan difokuskan pada wilayah hulu bendungan untuk menambah pasokan air ke waduk melalui hujan buatan. Dody menegaskan, modifikasi cuaca tidak dilakukan langsung di area bendungan untuk menghindari risiko kesalahan teknis.

“Kami tidak melakukan operasi modifikasi cuaca di bendungan karena takut meleset.Pengalaman kami menunjukkan lebih baik melakukan operasi di hulu-hulu bendungan,” pungkasnya.Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa anggaran untuk program antisipasi dampak kekeringan ekstrem atau godzilla El Nino menjadi prioritas utama pemerintah. Langkah ini diambil demi menjaga ketahanan pangan nasional.Dody mengungkapkan, pemerintah akan melakukan penyesuaian anggaran dengan mengalihkan dana dari program yang kurang prioritas. Hal ini dilakukan agar upaya mitigasi El Nino berjalan optimal.

“Kalau itu gagal,swasembada pangan di tahun 2026-2027 bisa terancam,” ujar Dody di Jakarta,Sabtu (11/4).

Menurut Dody, Kementerian PU telah memulai sejumlah langkah strategis untuk memitigasi dampak Godzilla El Nino. Salah satu fokus utamanya adalah pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi di berbagai wilayah yang memiliki bendungan besar.

Pihaknya kini berupaya menjaga volume seluruh bendungan dalam kondisi maksimal. Langkah ini bertujuan agar pasokan air irigasi tetap terjaga meski curah hujan menurun drastis selama musim kemarau panjang.

Sebagai contoh,Bendungan gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri,Jawa Tengah,diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian hingga September atau Oktober 2026 jika kapasitas airnya penuh.

“Saat ini semua bendungan sedang diupayakan dalam posisi penuh,” tambahnya.

Namun, Dody menyadari bahwa kemampuan bendungan memiliki batas waktu. Jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dari cadangan air yang tersedia, pemerintah telah menyiapkan langkah tambahan berupa operasi modifikasi cuaca.

Operasi tersebut akan difokuskan pada wilayah hulu bendungan untuk menambah pasokan air ke waduk melalui hujan buatan. Dody menegaskan, modifikasi cuaca tidak dilakukan langsung di area bendungan untuk menghindari risiko kesalahan teknis.

“Kami tidak melakukan operasi modifikasi cuaca di bendungan karena takut meleset.Pengalaman kami menunjukkan lebih baik melakukan operasi di hulu-hulu bendungan,” pungkasnya.