Tutup
EkonomiNews

Kementerian PU Siapkan Pompa Air Hadapi Ancaman El Nino

195
×

Kementerian PU Siapkan Pompa Air Hadapi Ancaman El Nino

Sebarkan artikel ini
kementerian-pu-siapkan-400-pompa-air-guna-hadapi-‘godzilla-el-nino’
Kementerian PU Siapkan 400 Pompa Air Guna Hadapi ‘Godzilla El Nino’

Jakarta – Kementerian Pekerjaan umum menyiapkan sekitar 400 unit pompa air untuk mendukung program pompanisasi pertanian. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena Godzilla El Nino.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara.Pihaknya berkomitmen untuk terus menambah unit pompa sesuai dengan kebutuhan di lapangan agar distribusi air ke lahan persawahan tetap optimal selama periode kemarau.

“Kemarin pompa yang disiapkan 400 unit, tapi kami akan tambah terus sesuai kebutuhan,” ujar Dody di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).Dody menegaskan, penyediaan pompa dilakukan melalui koordinasi ketat dengan Kementerian Pertanian. Langkah ini bertujuan untuk menghindari tumpang tindih program agar intervensi pemerintah lebih efektif dan tepat sasaran, terutama di wilayah sentra produksi padi.

Menurutnya, pembagian peran antar kementerian menjadi kunci agar masing-masing instansi dapat fokus pada wilayah kerja yang berbeda tanpa terjadi duplikasi.

“Kami koordinasi terus. Mana yang dikerjakan Kementerian Pertanian, kami tidak akan masuk ke situ.Begitu juga sebaliknya,” jelasnya.

Selain pengadaan pompa, Dody menekankan pentingnya pembangunan jaringan irigasi tersier. Ia meminta jajarannya tidak hanya fokus pada penyediaan pompa air tanah, tetapi juga memastikan infrastruktur irigasi terbangun dengan baik.

“Saya minta teman-teman jangan hanya pompa air tanah,tapi juga harus dibangun jaringan irigasi tersiernya. dengan begitu, air yang dialirkan lebih efektif dan efisien untuk mengairi sawah,” pungkasnya.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan sekitar 400 unit pompa air untuk mendukung program pompanisasi pertanian. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi pemerintah dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena Godzilla El Nino.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara. Pihaknya berkomitmen untuk terus menambah unit pompa sesuai dengan kebutuhan di lapangan agar distribusi air ke lahan persawahan tetap optimal selama periode kemarau.

“Kemarin pompa yang disiapkan 400 unit, tapi kami akan tambah terus sesuai kebutuhan,” ujar Dody di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Dody menegaskan, penyediaan pompa dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Pertanian. Langkah ini bertujuan untuk menghindari tumpang tindih program agar intervensi pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama di wilayah sentra produksi padi.

Menurut Dody, pembagian peran yang jelas antar kementerian menjadi kunci utama. Dengan koordinasi yang baik, setiap instansi dapat fokus pada wilayah kerja masing-masing tanpa terjadi duplikasi bantuan sarana pompanisasi.

“Kami koordinasi terus. Mana yang dikerjakan Kementerian Pertanian, kami tidak akan masuk ke sana. Begitu juga sebaliknya, agar tidak terjadi overlapping,” jelasnya.

Selain pengadaan pompa, Dody menekankan pentingnya pembangunan jaringan irigasi tersier. Ia meminta jajarannya tidak hanya fokus pada penyediaan pompa air tanah, tetapi juga memastikan infrastruktur irigasi terbangun dengan baik.

“Saya minta teman-teman jangan hanya pompa air tanah, tapi juga harus dibangun jaringan irigasi tersiernya. Dengan begitu, air yang dialirkan lebih efektif dan efisien untuk mengairi sawah,” pungkasnya.