Tutup
Regulasi

Ketegangan AS-Iran Memicu Pelemahan Wall Street dan Lonjakan Harga Minyak

73
×

Ketegangan AS-Iran Memicu Pelemahan Wall Street dan Lonjakan Harga Minyak

Sebarkan artikel ini

NEW YORK – Indeks utama Wall Street bergerak melandai pada perdagangan Kamis (28/5/2026), setelah sempat menyentuh rekor tertinggi. Gejolak geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi sentimen utama yang menekan pasar, di tengah kewaspadaan investor terhadap data inflasi terbaru AS.

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran dilaporkan menargetkan pangkalan militer AS. Eskalasi ini terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump membantah rumor mengenai adanya kesepakatan damai dalam waktu dekat. Situasi tersebut memicu kenaikan harga minyak mentah hampir 3% dan meningkatkan kekhawatiran akan lonjakan inflasi global, terutama akibat ancaman penutupan Selat Hormuz.

Data ekonomi menunjukkan inflasi AS pada April 2026 mencatat laju tercepat dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan harga energi menjadi pemicu utama inflasi tersebut. Meski demikian, para analis menilai angka ini tidak seburuk yang dikhawatirkan sebelumnya.

“Data tersebut tidak mengubah narasi pasar secara signifikan. Fokus investor saat ini tetap tertuju pada negosiasi Iran serta prospek teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menjadi motor penggerak saham,” ujar Angelo Kourkafas, Senior Global Investment Strategist di Edward Jones.

Hingga pukul 10:01 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,22% ke level 50.533,31. Sementara itu, S&P 500 naik tipis 0,02% ke posisi 7.521,68 dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,02% ke level 26.667,93.

Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berada di zona merah, dengan sektor industri memimpin penurunan sebesar 1,1%. Saham Caterpillar merosot 3% dan menekan Dow Jones, sementara saham maskapai penerbangan seperti American Airlines dan JetBlue turut melemah akibat lonjakan harga minyak.

Di sisi lain, optimisme terhadap pengembangan AI dan kinerja emiten yang solid masih menjadi bantalan bagi pasar. Saham Snowflake melonjak 34% setelah mengumumkan kontrak infrastruktur AI senilai US$ 6 miliar dengan Amazon Web Services. Saham Marvell Technology juga menguat 2,2% pasca proyeksi pendapatan yang melampaui ekspektasi.

Sektor ritel menunjukkan performa positif, ditandai dengan kenaikan saham Dollar Tree sebesar 16,8% dan Best Buy yang melonjak 13,5% menyusul laporan laba yang optimistis. Selain itu, saham perusahaan drone turut mencatatkan reli tajam setelah muncul kabar mengenai wacana pendanaan dari pemerintah AS untuk industri tersebut.

Secara keseluruhan, pasar mencatat rasio saham yang turun lebih banyak dibandingkan saham yang naik. Meskipun ditekan isu geopolitik, indeks S&P 500 tercatat masih berada di jalur yang tepat untuk membukukan kenaikan mingguan selama sembilan kali berturut-turut, rekor terpanjang sejak Desember 2023.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/5/2026), seiring meningkatnya tekanan eksternal dan aksi ambil untung menjelang libur panjang. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 1,23% ke level 6.130,19 setelah sempat menguat pada awal sesi. Pelemahan ini dipicu oleh aksi profit taking serta rebalancing indeks MSCI. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memutuskan untuk absen membagikan dividen dari buku tahun 2025. Hal itu telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2025 yang digelar pada Selasa, 26 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham memutuskan bahwa sebesar Rp 5 miliar dari laba bersih digunakan sebagai cadangan untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Emiten milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengumumkan transaksi afiliasi berupa pembelian aset tanah dan bangunan senilai Rp 60,34 miliar dari PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE). Corporate Secretary CLEO, Lukas Setio Wongso menjelaskan, transaksi tersebut dilakukan karena aset yang dibeli selama ini telah digunakan perusahaan melalui skema sewa. Aset tersebut juga menjadi salah satu…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Masa penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel Sukuk Tabungan seri ST016 tinggal menyisakan enam hari sebelum ditutup pada Rabu (3/6/2026). Tingginya minat investor terlihat dari penyerapan kuota nasional yang telah mendekati penuh, terutama untuk tenor pendek. Berdasarkan data mitra distribusi, Bareksa per Kamis (28/5), penjualan ST016-T2 telah mencapai 92,59% dari kuota nasional. Sementara itu, ST016-T4 telah…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk semakin memperhatikan struktur pendanaan setelah kenaikan suku bunga acuan (BI Rate). Naiknya suku bunga diproyeksi akan menurunkan minat CIMB Niaga untuk mencari pendanaan wholesale lewat surat utang alias obligasi. Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, penerbitan surat utang ke depannya akan sangat bergantung dari seberapa besar pengaruh kenaikan suku bunga terhadap biaya dana…