JAKARTA – PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) mencatatkan pembalikan kinerja yang signifikan dengan membukukan laba bersih sebesar US$ 1,84 juta pada semester I-2026. Capaian ini menunjukkan perbaikan fundamental perusahaan setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar US$ 20,98 juta.
Pertumbuhan kinerja emiten produsen baja swasta ini didorong oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 29,95% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi US$ 109,78 juta. Sebagai perbandingan, pada semester I-2025, penjualan bersih perusahaan tercatat sebesar US$ 84,48 juta.
Dominasi pasar domestik menjadi penopang utama pendapatan GGRP selama paruh pertama tahun ini. Penjualan baja di pasar lokal menyumbang sebesar US$ 105,65 juta, sementara sisanya berasal dari pasar ekspor dengan nilai US$ 4,13 juta.
Peningkatan pendapatan tersebut dibarengi dengan efisiensi operasional yang ketat, meskipun beban pokok penjualan mengalami kenaikan sebesar 14,43% yoy menjadi US$ 103,38 juta. Peningkatan beban ini dinilai masih terkendali dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan yang jauh lebih pesat.
Berkat efisiensi tersebut, GGRP berhasil membukukan laba bruto sebesar US$ 6,40 juta. Angka ini merupakan lonjakan signifikan dibandingkan dengan posisi rugi bruto sebesar US$ 5,86 juta yang dialami perusahaan pada semester I-2025.
Selain itu, perusahaan berhasil menekan sejumlah beban operasional secara signifikan. Beban penjualan tercatat turun 41,99% yoy menjadi US$ 727.435, sementara beban umum dan administrasi menyusut 54,97% yoy menjadi US$ 5,35 juta.
Faktor pendukung lainnya adalah perolehan pendapatan lain-lain bersih sebesar US$ 5,05 juta. Kondisi ini berbanding terbalik dengan semester I-2025, di mana perseroan justru menanggung beban lain-lain bersih senilai US$ 1,35 juta.
Secara keseluruhan, laba sebelum pajak perusahaan tercatat sebesar US$ 2,36 juta. Angka ini merupakan perbaikan besar dari posisi rugi sebelum pajak senilai US$ 21,17 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Hingga akhir Juni 2026, total aset PT Gunung Raja Paksi Tbk mencapai US$ 850,94 juta. Struktur keuangan perusahaan terdiri dari liabilitas sebesar US$ 214,41 juta dan ekuitas sebesar US$ 636,54 juta.
Kinerja positif GGRP ini berlangsung di tengah sentimen pasar modal yang optimistis pada Rabu, 5 Agustus 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,69% ke level 6.363 pada sesi pertama perdagangan hari ini.
Penguatan IHSG dipicu oleh respons positif pelaku pasar terhadap rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang mencapai 5,29%. Kondisi makroekonomi yang stabil ini turut memberikan dorongan bagi emiten-emiten sektor industri, termasuk produsen baja, untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas di sepanjang tahun berjalan.





