News

Makassar Siap Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027

148
×

Makassar Siap Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027

Sebarkan artikel ini
presiden-astaf-dukung-indonesia-tuan-rumah-kejuaraan-dunia-sepaktakraw-2027
Presiden ASTAF Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepaktakraw 2027

Jakarta – Indonesia resmi mendapat restu untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027. Makassar, Sulawesi Selatan, telah disiapkan sebagai lokasi utama penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut.

Kepastian ini disampaikan oleh Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF), Datuk Abdul Halim Kader, dalam kunjungannya ke kantor KONI Pusat, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Ia menilai Indonesia sangat layak menghelat ajang bergengsi ini berkat pengalaman dan kesiapan infrastruktur yang memadai.

“ASTAF dan ISTAF mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah kejuaraan sepak takraw internasional di Makassar pada 2027,” ungkap Datuk Abdul Halim Kader.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula jajaran pengurus ASTAF bersama Ketua Umum PB PSTI, H. Surianto. Pihak ASTAF menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta sepak takraw dunia, baik dari segi prestasi atlet maupun tata kelola organisasi.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyambut baik rencana tersebut sebagai langkah strategis bagi perkembangan olahraga nasional. Ia optimistis kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan sepak takraw Indonesia di mata dunia.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi dan memajukan sepak takraw secara global,” tutur Marciano.

Selain membahas agenda kejuaraan, pertemuan tersebut juga menyoroti penguatan strategi pembinaan atlet. Marciano meyakini bahwa di bawah kepemimpinan H. Surianto, prestasi sepak takraw Indonesia akan terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Kabar membanggakan lainnya muncul saat H. Surianto dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Presiden International Sepaktakraw Federation (ISTAF). Posisi ini menjadi pengakuan internasional atas kontribusi aktif Indonesia dalam dunia sepak takraw.

Datuk Abdul Halim Kader menegaskan bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar untuk memimpin arah organisasi sepak takraw dunia ke depannya. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi posisi Indonesia dalam kancah olahraga internasional.