Tutup
InvestasiNewsPariwisata

Padang Gandeng Jerman, Revitalisasi Sungai dan Transportasi Berkelanjutan

356
×

Padang Gandeng Jerman, Revitalisasi Sungai dan Transportasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
kerjasama-indonesia-jerman,-wako-fadly-amran-usulkan-proyek-pelestarian-lingkungan
Kerjasama Indonesia-Jerman, Wako Fadly Amran Usulkan Proyek Pelestarian Lingkungan

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman tahun 2026.

Usulan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, senin (12/1/2026).

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut hubungan sister city antara Kota Padang dan Hildesheim, Jerman, yang telah terjalin sejak 1988.

Fadly Amran mengusulkan dukungan Pemerintah Jerman melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale zusammenarbeit) untuk proyek strategis lingkungan.

“Kami mengusulkan kerja sama revitalisasi Sungai Batang Arau, khususnya dalam pengelolaan air limbah, serta pengembangan transportasi massal berbasis listrik untuk Trans Padang,” ujarnya.

Usulan ini telah disampaikan sejak November 2025 dan diharapkan segera terealisasi dengan dukungan kementerian terkait.

Fadly Amran menilai, penguatan kerja sama internasional di bidang lingkungan menjadi kebutuhan strategis bagi Kota Padang.

Kota Padang tengah berinisiasi menjadi salah satu kota kreatif dunia di bidang gastronomi, dengan kawasan Kota Tua dan sungai Batang Arau sebagai ikon utama.

“Revitalisasi Sungai Batang Arau juga menjadi bagian dari Program Unggulan jelajah Padang yang fokus pada pengembangan kawasan Kota Tua,” jelasnya.

Ia meyakini, jika proyek ini terwujud, iklim investasi serta kunjungan wisatawan nasional dan internasional ke Kota Padang akan meningkat.

Kerja sama sister city Padang-Hildesheim juga bagian dari roadmap pembangunan kota padang menuju visi kota sehat dan kota pintar.

Menurutnya, kota sehat harus didukung oleh infrastruktur lingkungan dan sistem sanitasi yang berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur lingkungan yang baik adalah kebutuhan mendasar, sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim,” imbuhnya.

Deputi Bidang pengendalian Perubahan Iklim KLH RI, Ary Sudijanto, menyatakan dukungan terhadap usulan kerja sama yang diajukan Pemerintah Kota Padang.

Ia menilai, inisiatif tersebut sejalan dengan agenda nasional terkait pengendalian perubahan iklim dan penguatan tata kelola lingkungan hidup.

“Pada prinsipnya kami mendukung usulan Kota Padang,khususnya terkait pengelolaan sungai,sanitasi,dan transportasi rendah emisi,” katanya.

KLH akan mengoordinasikan lebih lanjut dengan kementerian terkait dan mitra internasional agar program ini terwujud secara baik.