JAKARTA – Platform investasi multi-aset, Pluang, resmi memperluas jangkauan layanannya dengan menghadirkan fitur akses saham Indonesia. Melalui inovasi ini, investor ritel kini dapat memperdagangkan lebih dari 950 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk berbagai emiten berkapitalisasi besar.
Langkah strategis ini dilakukan untuk merespons tren integrasi layanan investasi dalam satu platform digital. Dengan hadirnya fitur saham domestik, pengguna kini dapat mengelola berbagai instrumen investasi, mulai dari saham global, aset kripto, hingga emas digital, secara praktis dalam satu aplikasi.
Peluncuran fitur ini bertepatan dengan momentum pertumbuhan investor pasar modal yang pesat di Indonesia. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah Single Investor Identification (SID) telah menembus angka 20 juta pada akhir 2025, mencatatkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dinamika pasar modal saat ini juga tengah dipengaruhi oleh kebijakan penyesuaian indeks global seperti MSCI yang menitikberatkan pada aspek *free float*. Kebijakan tersebut diprediksi mampu mendorong aktivitas perdagangan sekaligus meningkatkan likuiditas di pasar domestik.
Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, menyatakan bahwa integrasi akses investasi domestik dan global merupakan upaya perusahaan untuk memfasilitasi kebutuhan diversifikasi investor.
“Kemudahan akses dalam satu platform diharapkan dapat membantu investor mengelola portofolio secara lebih efisien, terutama di tengah meningkatnya partisipasi investor ritel dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Claudia.
Kehadiran fitur ini sekaligus memperkuat peran platform digital dalam membuka akses pasar modal bagi masyarakat luas. Inisiatif tersebut diharapkan dapat terus mendorong inklusi keuangan di Indonesia seiring dengan kemudahan akses investasi yang semakin inklusif.







