Tutup
Regulasi

Polisi Amankan Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya

667
×

Polisi Amankan Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Foto : tribratanews

DHARMASRAYA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya unit Reskrim Polsek sungai rumbai dan Reskrim koto baru menangkap pelaku penambangan tanpa izin (illegal mining), di kawasan Sungai Munggeh Koto Besar IV, Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa 12 Januari 2021.

Aparat Kepolisian menemukan adanya beberapa orang sedang melakukan kegiatan penambangan pasir tanpa ijin menggunakan alat berat exapator, tak hanya itu polisi juga menemukan penambangan emas menggunakan air raksa. Polisi berhasil menangkap pelaku di TKP.

Humas Polres Dharmasraya, Aiptu Aidil Putra Tanjung, mengatakan pelaku telah melakukan Tindak Pidana Penambangan Tanpa Izin, sebagaimana dalam pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020, tentang Perubahan atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara Jo Pasal 55 KUHPidana. Dengan Ancaman Kurungan penjara 5 tahun.

Selama kegiatan berlangsung situasi aman terkendali, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit alat exapator merk hitachi, satu botol kecil air raksa, dan tiga unit dompeng merk Tianli dan kelengkapan mesinnya.

Untuk sementara waktu tersaka dan barang bukti diamankan di Polres Dharmasraya untuk proses hukum lebih lanjut.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…