Pesisir Selatan – Polres Pesisir Selatan merangkul komunitas tukang ojek Painan untuk memperkuat deteksi dini terhadap peredaran narkoba dan gangguan keamanan di wilayah tersebut. Langkah kolaboratif ini diwujudkan melalui sosialisasi yang berlangsung di Mapolres Pesisir Selatan, Rabu (14/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Binmas Polres Pessel AKP Zairul, Kasat Intelkam Iptu Suhasril, serta kasat Resnarkoba AKP Hardi Yasmar.
AKP Zairul menjelaskan, pelibatan komunitas ojek merupakan implementasi arahan Polda Sumbar dalam membentuk “Sabuk Kamtibmas”. Para pengemudi ojek diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus menjadi informan kepolisian.
“Kami menekankan pentingnya peran pengemudi ojek sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mitra strategis dalam memberantas peredaran gelap narkotika,” ujar zairul.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Iptu Suhasril mengajak komunitas ojek untuk aktif dalam pembentukan Sabuk Kamtibmas Statis dan Dinamis. Hal ini bertujuan mempercepat koordinasi jika ditemukan aktivitas mencurigakan di lapangan.
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Hardi Yasmar memberikan peringatan keras agar para pengemudi ojek waspada terhadap modus bandar narkoba yang kerap memanfaatkan jasa ojek sebagai kurir terselubung. Ia memastikan seluruh anggota komunitas harus menjauhi penyalahgunaan zat terlarang.
Sebagai bentuk apresiasi dan pengukuhan kemitraan, sat Binmas Polres Pesisir selatan menyerahkan bantuan berupa rompi kepada para pengemudi. Atribut ini menjadi simbol bahwa komunitas ojek resmi menjadi mitra Kamtibmas yang bertugas mendukung cooling system serta menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.







