Pendidikan

Telkom Perluas Akses Pendidikan Digital, 718 Ribu Siswa Gunakan PIJAR

39
×

Telkom Perluas Akses Pendidikan Digital, 718 Ribu Siswa Gunakan PIJAR

Sebarkan artikel ini
Siswa menggunakan perangkat digital untuk mengakses platform pendidikan PIJAR dari Telkom Indonesia.
Platform PIJAR dari Telkom Indonesia telah menjangkau lebih dari 718 ribu siswa di 33 provinsi sepanjang semester pertama 2026.

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan nasional melalui platform PIJAR. Sepanjang semester pertama tahun 2026, layanan ini telah menjangkau lebih dari 718.500 siswa di 33 provinsi di seluruh Indonesia.

Pemanfaatan teknologi digital melalui PIJAR mencakup berbagai agenda strategis pendidikan. Kegiatan tersebut meliputi asesmen digital, ujian sekolah berbasis komputer (USBK), serta seleksi rekrutmen tenaga kependidikan.

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menyatakan bahwa fokus utama perusahaan bukan sekadar penyediaan konektivitas. Telkom berkomitmen menciptakan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Melalui PIJAR, kami membantu pemerintah dan satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran hingga seleksi tenaga pendidik yang lebih efektif, terukur, dan transparan,” ujar Faizal dalam keterangan tertulis, Senin (3/8).

Platform ini terbukti menjadi solusi bagi berbagai daerah dalam menyelenggarakan asesmen berskala besar. Salah satu implementasinya adalah dukungan terhadap pelaksanaan ujian sekolah dan penilaian semester.

Selama periode 2 Maret hingga 15 Juni 2026, PIJAR sukses mengawal lebih dari 126.000 jadwal ujian. Layanan ini mencatat capaian zero downtime atau tanpa kendala teknis selama 627 jam pelaksanaan.

Data perusahaan menunjukkan lebih dari 619.000 siswa dari 900 sekolah telah memanfaatkan platform ini untuk Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Semester (PAS). Tingkat partisipasi ini mencerminkan tingginya adopsi teknologi di lingkungan sekolah.

Selain asesmen rutin, PIJAR juga berperan dalam penyelenggaraan try out Tes Kemampuan Akademik (TKA). Program ini telah menyasar lebih dari 91.000 siswa di berbagai wilayah.

Di Kabupaten Karawang, tercatat lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah telah mengikuti try out digital ini. Sementara itu, di Kabupaten Boalemo, sebanyak 2.100 siswa telah memanfaatkan fitur serupa.

Di Kota Balikpapan, platform ini mendukung lebih dari 12.500 siswa dalam pelaksanaan try out Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Selain itu, PIJAR memfasilitasi seleksi rekrutmen guru dan tenaga kependidikan di kota tersebut.

Pemanfaatan sistem Computer Based Test (CBT) dalam seleksi tenaga pendidik dinilai mampu meningkatkan efisiensi. Proses rekrutmen menjadi lebih objektif dan memudahkan pemantauan hasil bagi pihak dinas pendidikan.

Kompetisi akademik juga menjadi fokus pengembangan melalui platform LENTERA 2026. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, sistem CBT digunakan untuk memastikan kompetisi berjalan transparan.

Ke depan, Telkom berkomitmen untuk terus mengembangkan PIJAR agar lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia pendidikan. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat fondasi pengembangan talenta Indonesia melalui inovasi digital.

Pengembangan berkelanjutan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara merata. Telkom akan terus memperluas jangkauan layanan guna mendukung ekosistem pendidikan digital nasional yang lebih inklusif.