Jatinangor – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi dianugerahi penghargaan Kartika Pamong Praja Madya oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada Rabu (5/8/2026).
Penghargaan bergengsi itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Mahyeldi dalam memperkuat reformasi birokrasi dan menciptakan transparansi tata kelola pemerintahan di Sumatera Barat.
Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, menyerahkan langsung tanda kehormatan tersebut dalam upacara resmi di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang.
Halilul menilai kepemimpinan Mahyeldi telah berhasil menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, adaptif, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat secara signifikan.
Koordinasi Pemprov Sumbar di bawah komando Mahyeldi juga dinilai sangat tangguh, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan maupun situasi darurat bencana yang menuntut respons cepat.
Selain menerima penghargaan, Mahyeldi juga secara resmi dinobatkan sebagai Alumni Kehormatan IPDN.
Mahyeldi menegaskan bahwa raihan ini bukanlah prestasi individu, melainkan bukti nyata hasil kolaborasi solid antara aparatur sipil negara, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
Baginya, penghargaan tersebut merupakan amanah besar yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Ia berpendapat bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak diukur dari besarnya anggaran, melainkan sejauh mana kebijakan yang diambil dapat menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, setiap aparatur negara wajib memberikan pelayanan yang adil dan responsif dalam menjawab persoalan rakyat di lapangan.
Sebelum penganugerahan berlangsung, Mahyeldi sempat memberikan motivasi kepada para Praja IPDN asal Sumatera Barat.
Ia berpesan agar calon pamong praja senantiasa menanamkan integritas dan semangat pengabdian sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan kelak.
Prosesi khidmat tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan IPDN, ribuan praja, serta sejumlah pejabat tinggi dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.






