Bursa Saham

Bakrie Sumatera Plantations Resmi Terbitkan 14,50 Miliar Saham Baru via Private Placement

46
×

Bakrie Sumatera Plantations Resmi Terbitkan 14,50 Miliar Saham Baru via Private Placement

Sebarkan artikel ini
Logo PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk di kantor pusat perusahaan
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk resmi menerbitkan 14,50 miliar saham baru melalui skema private placement.

JAKARTA – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) resmi merampungkan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan 14,50 miliar saham baru Seri B. Langkah strategis ini telah dieksekusi perusahaan pada Senin, 4 Agustus 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis, 6 Agustus 2026, emiten perkebunan tersebut melepas total 14.505.112.734 saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Harga pelaksanaan private placement ditetapkan sebesar Rp300 per saham.

Jumlah saham yang diterbitkan tersebut setara dengan 580,17% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Aksi korporasi ini telah mendapatkan restu pemegang saham dalam rapat yang digelar pada 3 Juli 2026.

Manajemen UNSP mengungkapkan bahwa penerbitan saham baru ini ditujukan untuk mengonversi utang perseroan kepada sejumlah kreditur dan pemegang surat utang. Total utang yang berhasil dikonversi melalui mekanisme ini mencapai Rp4,35 triliun.

Sebanyak 11 pihak tercatat menjadi penerima saham baru dalam aksi ini. Poseidon Corporate Services Limited menjadi penerima terbesar dengan total 9.461.314.663 saham.

Selanjutnya, Unbounded Opportunities Fund SPC-Alpha Investments SP menerima 3.005.863.413 saham. PT Bakrie Capital Indonesia juga tercatat menyerap 441.222.983 saham dalam proses tersebut.

Pihak lainnya meliputi Pacific Harbor Advisors Pte Ltd dengan 398.813.333 saham dan Indo Alam Resources Pte Ltd sebanyak 373.582.000 saham. PT Biofuel Indo Sumatra menerima 309.854.678 saham, sementara Alexander Kirk Bradford mendapatkan 283.016.666 saham.

Daftar penerima saham lainnya adalah Drake Private Investments LLC sebanyak 113.206.666 saham, Netland Investments Limited 56.603.333 saham, serta Sundaresan Hariharan sebanyak 28.301.666 saham. PT Danatama Makmur Sekuritas melengkapi daftar dengan perolehan 33.333.333 saham.

Manajemen menyatakan bahwa konversi utang menjadi modal ini bertujuan untuk memperkuat fundamental keuangan perusahaan secara jangka panjang. Perseroan menargetkan perbaikan rasio utang yang lebih sehat serta pengurangan beban keuangan secara signifikan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan arus kas perusahaan agar lebih fleksibel dalam menghadapi dinamika pasar komoditas. Penguatan struktur permodalan menjadi kunci bagi UNSP untuk menjaga kesinambungan operasional di tengah tantangan industri.

Di sisi lain, pasar modal Indonesia saat ini tengah mencermati pergerakan emiten sektor industri dan tambang. Sebagai perbandingan, sektor terkait seperti United Tractors (UNTR) juga masih menghadapi tekanan pasar, namun tetap dipantau karena prospek kinerja semester II-2026 yang ditopang oleh kinerja tambang Martabe serta alokasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Kondisi ekonomi makro yang menantang memaksa emiten-emiten besar untuk melakukan efisiensi dan restrukturisasi utang. Langkah restrukturisasi yang diambil Bakrie Sumatera Plantations mencerminkan upaya emiten untuk menekan volatilitas neraca keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.