Tutup
EkonomiNewsRegulasi

DPRD Sumbar Dorong Kuota 30% Produk UMKM di Ritel Modern

698
×

DPRD Sumbar Dorong Kuota 30% Produk UMKM di Ritel Modern

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

SUMBARBISNIS – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Nanda Satria, mengusulkan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Pasar Ritel Modern mencantumkan kuota 30 persen untuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami mengusulkan kuota 30 persen bagi produk UMKM lokal dalam RUU Pengaturan Pasar Ritel Modern,” ujar Nanda saat di Padang, Senin (23/12).

Pernyataan tersebut disampaikan Nanda saat sosialisasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU tahun 2025-2029 dan Prolegnas RUU Prioritas 2024. Menurutnya, pemerintah perlu membuka peluang agar produk UMKM lokal dapat bersaing setara dengan produk multinasional yang mengisi pasar ritel modern.

Produk UMKM, terutama dari Ranah Minang, menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi nasional. Dukungan terhadap UMKM, termasuk melalui kemitraan dengan ritel modern, diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Saat RUU ini diberlakukan, kuota produk UMKM lokal sebesar 30 persen akan menjadi kewajiban di pasar ritel modern,” jelasnya.

Nanda menambahkan, kebijakan ini juga akan menciptakan persaingan sehat antara produk lokal dan multinasional. Sosialisasi Prolegnas menjadi momen penting untuk memperjuangkan kesetaraan UMKM lokal di pasar.

“Kami berharap usulan ini dapat masuk dalam pembahasan resmi di Baleg DPR RI,” tegas Nanda.

Selain itu, Nanda turut menyuarakan pentingnya memasukkan RUU Perlindungan dan Kesejahteraan Guru dalam Prolegnas. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Dukungan konkret dari legislatif pusat sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi guru,” pungkasnya.

 

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…