Tutup
AsuransiBisnisPerbankan

Sompo Indonesia Catat Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025

77
×

Sompo Indonesia Catat Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
sompo-indonesia-torehkan-kinerja-keuangan-kuat-di-2025
Sompo Indonesia Torehkan Kinerja Keuangan Kuat di 2025

Jakarta – PT Sompo Insurance Indonesia mencatat kinerja positif sepanjang 2025 meski industri asuransi umum masih menghadapi tekanan. perusahaan membukukan pertumbuhan di hampir semua indikator utama, mulai dari aset, laba bersih, hingga premi tertulis neto.

Aset perusahaan naik 13 persen menjadi Rp4 triliun.Pada periode yang sama, laba bersih tumbuh 10 persen secara tahunan atau year on year menjadi Rp135,3 miliar, sementara net written premiums menguat 12 persen menjadi Rp1,87 triliun.

Dari sisi ketahanan keuangan, Sompo Indonesia menjaga tingkat solvabilitas tetap sangat kuat. Untuk lini asuransi konvensional, rasio solvabilitas atau RBC tercatat 240 persen, jauh di atas batas minimum regulator sebesar 120 persen.

Pertumbuhan bisnis perusahaan ditopang tiga lini utama, yakni asuransi kendaraan, properti, dan kesehatan. Ketiganya menyumbang 79 persen dari total premi dan mengerek premi bruto perseroan hingga Rp2,7 triliun.

Di saat yang sama, perseroan juga menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah. Selama periode tersebut, Sompo Indonesia telah membayar klaim senilai Rp853 miliar, naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika dirata-ratakan, pembayaran klaim itu setara sekitar Rp71,1 miliar per bulan, Rp2,3 miliar per hari, atau Rp98,7 juta per jam. Perusahaan menilai capaian tersebut mencerminkan konsistensi dalam menjaga perlindungan kesehatan, kesejahteraan, dan keamanan finansial nasabah.

President Director & CEO Sompo Indonesia Eric Nemitz mengatakan, 2025 menjadi tahun yang baik bagi perseroan di tengah tantangan industri yang berat. Ia menegaskan perusahaan tetap fokus menghadirkan perlindungan atas aset dan kesehatan melalui strategi yang adaptif, berintegritas, serta ditopang penguatan permodalan dan manajemen risiko.“untuk merespons kebutuhan pasar yang semakin dinamis, kami berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan yang inovatif dan relevan,” ujar Eric. Ia menambahkan, perseroan juga terus mengembangkan produk dan layanan, termasuk berbasis syariah, agar lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Pada unit syariah, Sompo Indonesia mencatat surplus underwriting dana tabarru’ sebesar Rp31,9 miliar. Rasio Risk Based Capital untuk tabarru’ berada di level 572 persen, sedangkan ujrah mencapai 10.768 persen, keduanya jauh melampaui ketentuan minimum.

Sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan terkait pemisahan Unit Usaha Syariah, Sompo Indonesia kini tengah menuntaskan proses spin off. Perseroan memastikan seluruh tahapan akan dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

Eric menegaskan, dengan fondasi keuangan yang solid, Sompo indonesia optimistis menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.