Energi

Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Atasi Pemadaman Listrik di Kalimantan

59
×

Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Atasi Pemadaman Listrik di Kalimantan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk segera mengatasi krisis listrik di Kalimantan.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera menuntaskan krisis pemadaman listrik yang masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden kepada Bahlil dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Bahlil menyatakan pemerintah berkomitmen mengambil langkah terukur bersama PT PLN (Persero) untuk memulihkan keandalan pasokan energi di wilayah tersebut. Ia mengakui bahwa hingga saat ini titik-titik pemadaman masih terjadi di beberapa daerah di Kalimantan.

Menurut Bahlil, gangguan pasokan listrik tersebut dipicu oleh kurangnya pemeliharaan pada sejumlah fasilitas infrastruktur milik PLN. Selain itu, terdapat kendala teknis pada jaringan induk yang memperparah kondisi distribusi listrik bagi masyarakat.

Permasalahan kelistrikan di Kalimantan telah menjadi sorotan publik sejak Juni 2026. Intensitas pemadaman yang kian sering terjadi memicu protes dari berbagai pihak, termasuk Ombudsman Kalimantan Selatan.

Ombudsman mencatat lonjakan laporan dari masyarakat di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga Barito Kuala. Warga mengeluhkan pemadaman yang berlangsung hampir setiap hari dengan durasi empat hingga lima jam.

Tidak hanya durasi, masyarakat juga mengeluhkan minimnya transparansi informasi dari PLN. Banyak pemadaman terjadi tanpa pemberitahuan resmi, atau informasi yang disampaikan tidak sinkron antara media sosial dan kanal resmi perusahaan.

Pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile juga dinilai belum memberikan solusi konkret bagi pelanggan. Warga mengaku terdampak langsung, mulai dari kerusakan perangkat elektronik hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan perawatan kesehatan keluarga di rumah.

Pihak PLN dalam klarifikasinya kepada Ombudsman mengakui adanya kendala teknis pada pembangkit Tanjung Power Indonesia dan SKS Listrik Kalimantan. Selain itu, terdapat pekerjaan pemeliharaan rutin yang sedang berlangsung di PLTU Asam-Asam.

PLN memastikan bahwa proses pemulihan di Tanjung Power Indonesia telah selesai dilakukan. Sementara itu, perbaikan pada SKS Listrik Kalimantan ditargetkan rampung pada 5 Agustus 2026.

Pekerjaan pemeliharaan di PLTU Asam-Asam diproyeksikan akan tuntas pada 29 Agustus 2026 mendatang. Pemerintah berharap langkah-langkah ini dapat menormalkan kembali aktivitas masyarakat yang sempat terhambat.

Kasus ketidakstabilan pasokan listrik ini menjadi catatan penting di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor energi nasional. Selain fokus pada perbaikan jaringan, pemerintah melalui Presiden Prabowo juga tengah gencar mendorong transisi energi, termasuk rencana peluncuran motor listrik nasional dalam waktu dekat.

Di sisi lain, isu keamanan instalasi listrik juga menjadi perhatian nasional menyusul tingginya angka kebakaran rumah akibat korsleting listrik di berbagai daerah. Otoritas terkait mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di hunian masing-masing guna mencegah risiko kebakaran.