PerbankanPerdagangan

Pemerintah Guyur Subsidi Kedelai demi Jaga Harga Tahu Tempe

244
×

Pemerintah Guyur Subsidi Kedelai demi Jaga Harga Tahu Tempe

Sebarkan artikel ini
rupiah-loyo,-zulhas-umumkan-subsidi-kedelai-impor-rp2.000-per-kg
Rupiah Loyo, Zulhas Umumkan Subsidi Kedelai Impor Rp2.000 per Kg

Jakarta – Pemerintah resmi memutuskan pemberian subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas harga tahu dan tempe di pasar yang tertekan oleh mahalnya biaya impor akibat pelemahan nilai tukar rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Oleh karena itu tadi kita putuskan disubsidi Rp2.000 per kilo. Pemerintah menyediakan untuk 250.000 ton pertama melalui Bulog,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6).

Zulhas menjelaskan, intervensi tersebut mendesak dilakukan karena pemenuhan kebutuhan kedelai nasional hampir sepenuhnya bergantung pada impor. Fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS selama ini menjadi ancaman bagi pengrajin yang berpotensi memicu lonjakan harga atau pengurangan ukuran produk.

“Kedelai yang hampir 100 persen impor itu tentu akan terkait harganya. Mungkin enggak naik, tapi ukurannya kurang,” ungkap Zulhas.

Untuk tahap awal, pemerintah menyiapkan kuota subsidi sebanyak 250 ribu ton kedelai. Perum Bulog ditunjuk sebagai eksekutor penyaluran, sementara detail teknisnya akan segera difinalisasi bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Zulhas menegaskan bahwa kebijakan ini telah dilaporkan kepada Presiden. Fokus utama pemerintah adalah melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para pelaku UMKM pengrajin tahu dan tempe.