Tutup
EkonomiEnergiPerbankan

Presiden Pertimbangkan Harga BBM, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

194
×

Presiden Pertimbangkan Harga BBM, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini
bahlil-pastikan-presiden-pertimbangkan-kondisi-rakyat-soal-harga-bbm
Bahlil Pastikan Presiden Pertimbangkan Kondisi Rakyat soal Harga BBM

Jakarta – Pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi akan menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto. Keputusan terkait harga BBM akan mempertimbangkan kondisi masyarakat, terutama di tengah lonjakan harga minyak dunia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan hal tersebut di sela kunjungan kerja presiden di Jepang, Senin (30/3).

Bahlil mengungkapkan, harga BBM subsidi saat ini masih stabil meski harga minyak global telah menembus US$115 per barel.

“Insyaallah atas arahan Bapak Presiden untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang masih stabil,” ujarnya.

Ia menambahkan,”Saya pikir Bapak Presiden punya hati untuk memperhatikan rakyat kecil.”

Bahlil meminta masyarakat bersabar menunggu keputusan resmi pemerintah terkait kebijakan harga BBM ke depan.

“Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya, Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Menurut Bahlil, Presiden Prabowo setiap hari mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan nasional dan kondisi masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.”Bapak presiden tiap hari memikirkan bagaimana pembangunan negara, tapi juga bagaimana memperhatikan kebutuhan dan kondisi masyarakat kita di bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi pada dasarnya mengikuti mekanisme pasar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar. Mau diumumkan atau tidak, dia akan mengikuti harga pasar,” terangnya.

Pemerintah saat ini terus melakukan koordinasi lintas kementerian untuk merespons dinamika geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi.

“Doakan kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi intens. Dalam kondisi geopolitik begini harus kita lakukan terus-menerus,” pungkas Bahlil.

Sebagai informasi, harga minyak dunia melonjak hingga di atas US$100 per barel seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. Pemerintah hingga kini belum mengubah harga BBM subsidi seperti Pertalite yang masih Rp10 ribu per liter dan Solar Rp6.800 per liter.