Tutup
Regulasi

SMGR dan KRAS Alihkan Saham Danantara ke BP BUMN

380
×

SMGR dan KRAS Alihkan Saham Danantara ke BP BUMN

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor manufaktur, yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), melakukan pengalihan sebagian saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Pengalihan saham ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 yang merupakan perubahan keempat atas UU BUMN Nomor 19 Tahun 2003.

Berikut adalah rincian pengalihan saham pada masing-masing perusahaan:

Semen Indonesia (SMGR)

Semen Indonesia mengalihkan 0,51 persen saham Seri B milik PT DAM, setara dengan 34.570.229 lembar saham Seri B, kepada BP BUMN.

Sekretaris Perusahaan SMGR, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa pengalihan ini sesuai dengan ketentuan UU Nomor 16 Tahun 2025.

Dengan transaksi ini, saham Seri B yang dialihkan dari PT DAM akan diklasifikasikan sebagai saham Seri A Dwiwarna. Negara, melalui Kepala BP BUMN, kini memegang 1 persen saham Seri A Dwiwarna pada SMGR.

Selain itu, Pemerintah juga memiliki kepemilikan langsung sebanyak 34.570.229 lembar saham Seri B, serta kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 3.442.352.775 lembar yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Krakatau Steel (KRAS)

Pada Krakatau Steel, saham Seri B milik PT DAM yang dialihkan ke BP BUMN sebesar 0,99 persen, atau setara dengan 154.771.174 lembar saham Seri B.

Serupa dengan Semen Indonesia, saham Seri B yang dialihkan dari PT DAM akan diklasifikasikan sebagai saham Seri A Dwiwarna. Negara melalui Kepala BP BUMN mengantongi 1 persen saham Seri A Dwiwarna pada KRAS.

Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung sebanyak 154.771.174 lembar saham seri B, dan kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 15.322.346.345 lembar yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Pengaruh Pengalihan Saham

Meskipun terjadi pengalihan saham, status Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali (*Ultimate Beneficial Owner*) tidak berubah.

Pemerintah tetap memiliki kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna melalui BP BUMN.

Selain itu, Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung lembar saham seri B sebanyak 34.570.229 pada SMGR, dan 154.771.174 pada KRAS.

Pemerintah juga mengantongi kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 3.442.352.775 pada SMGR, dan 15.322.346.345 lembar pada KRAS yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kinerja PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) pada tahun buku 2025 dinilai menunjukkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan. Perseroan mencatat lonjakan pendapatan sebesar 62,1% secara tahunan menjadi Rp 577 miliar, serta berhasil membalikkan kinerja menjadi laba bersih sekitar Rp65 miliar. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Adrian Djie menilai, pertumbuhan tersebut bukan sekadar faktor sementara, melainkan ditopang oleh perbaikan…