Tutup
Regulasi

Adaro: Bea Keluar Batu Bara Ancam Daya Saing Industri

220
×

Adaro: Bea Keluar Batu Bara Ancam Daya Saing Industri

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) angkat bicara terkait rencana pemerintah memberlakukan bea keluar batu bara mulai 1 Januari 2026. Aturan yang ditargetkan terbit sebelum pergantian tahun ini, dinilai berpotensi mempengaruhi daya saing batu bara nasional.

Sekretaris Perusahaan Adaro Andalan, Ray Aryaputra, menyatakan kekhawatirannya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (25/12/2025).

“Apabila ketentuan ini terbit, maka hal tersebut kemungkinan dapat mempengaruhi daya saing batu bara Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Ray mengakui bahwa pihaknya baru mendengar rencana tersebut dan masih menunggu keputusan resmi pemerintah. Ia berharap regulasi yang akan datang dapat mendukung industri batu bara, mengingat kondisi pasar yang sedang menantang.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah menyusun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait bea keluar batu bara.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu, memastikan aturan tersebut akan rampung sebelum akhir tahun.

“Kami sedang siapkan. Sesuai dengan hasil di DPR kemarin kan arahannya demikian,” kata Febrio di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Selain batu bara, pemerintah juga telah memberlakukan bea keluar emas melalui PMK Nomor 80 Tahun 2025. Tarif ekspor emas ditetapkan antara 7,5 hingga 15 persen, tergantung pada harga referensi emas dunia.

Dalam rapat dengan Komisi XI DPR pada Senin (8/12/2025), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti rendahnya penerimaan negara dari sektor batu bara.

Ia menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja mengubah status batu bara dari non-Barang Kena Pajak (BKP) menjadi BKP.

“Akibatnya industri batu bara bisa meminta restitusi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ke pemerintah. Itu sekitar Rp 25 triliun per tahun,” ungkap Purbaya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tinggi pada Sabtu (10/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (10/1/226), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.602.000. Harga emas Antam itu melejit Rp 25.000 jika dibandingkan dengan harga pada Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 2.577.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Indeks utama bursa saham Wall Street ditutup menguat di akhir pekan ini, Jumat (9/1/2026). Indeks S&P 500 bahkan menguat ke penutupan tertinggi sepanjang masa alias all time high didorong oleh saham Broadcom dan produsen chip lainnya. Jumat (9/1/2026), indeks S&P 500 naik 0,65% dan mengakhiri sesi di level 6.966,28. Nasdaq menguat 0,82% menjadi 23.671,35, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,48% menjadi…