Regulasi

Investasi Hilirisasi Nikel Diproyeksi Tumbuh US$ 20 Miliar hingga 2028

125
×

Investasi Hilirisasi Nikel Diproyeksi Tumbuh US$ 20 Miliar hingga 2028

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Sektor hilirisasi mineral di Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun ke depan. Komoditas nikel diperkirakan tetap menjadi magnet utama bagi para investor seiring dengan berlanjutnya komitmen pengembangan kapasitas fasilitas pengolahan di dalam negeri.

Ketua Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, mengungkapkan bahwa tren investasi di sektor hilirisasi telah menunjukkan performa positif sejak tahun lalu, sejalan dengan dukungan kebijakan pemerintah.

Pada tahun 2025, Indonesia mencatatkan realisasi investasi di sektor hilirisasi sebesar Rp584 triliun. Angka tersebut mencatatkan kenaikan signifikan sekitar 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari total realisasi investasi tersebut, sektor nikel memberikan kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp185 triliun. Arif menyebut nikel sebagai komoditas dengan pendanaan tertinggi dalam seluruh rangkaian program hilirisasi yang dijalankan pada periode tersebut.

Secara akumulatif, arus modal yang masuk ke ekosistem nikel domestik menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Tercatat, sepanjang kurun waktu 2020 hingga 2025, total investasi di sektor nikel telah mencapai Rp690 triliun atau setara dengan US$44,6 miliar.

Melihat tren yang kokoh tersebut, FINI optimistis target penambahan nilai investasi baru ke depan dapat tercapai. Pihaknya memperkirakan adanya tambahan modal sebesar US$20 miliar yang akan masuk ke Indonesia dalam kurun waktu 2026 hingga 2028.

Optimisme ini didorong oleh berlanjutnya berbagai proyek pengembangan kapasitas produksi di industri nikel nasional yang masih berjalan aktif.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah tekanan pasar modal yang masih dibayangi ketidakpastian global, PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) justru memperkuat posisinya sebagai salah satu manajer investasi nasional dengan pertumbuhan bisnis yang tetap terjaga. Hingga 31 Mei 2026, Henan Asset mengelola dana kelolaan (asset under management/AUM) lebih dari Rp 13 triliun dengan basis investor yang telah melampaui 110.000 nasabah. Dana…